PSPK – 13 April 2026 | Layanan transplantasi hati di Indonesia semakin maju berkat kerja sama internasional dengan Seoul National University Hospital (SNUH) dari Korea Selatan. Pada 9 April 2026, RSUP Fatmawati berhasil melakukan transplantasi hati ketiga bersama tim medis SNUH, menandai tonggak penting dalam upaya peningkatan kapasitas nasional.
Kerja sama ini merupakan bagian dari program transfer pengetahuan dan peningkatan kemampuan tenaga medis Indonesia dalam bidang transplantasi organ. Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menekankan pentingnya kolaborasi global untuk mempercepat pengembangan layanan kesehatan, khususnya prosedur kompleks seperti transplantasi hati.
Prof. Kwang‑Woong Lee dari SNUH, yang memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dan lebih dari 2.000 transplantasi hati, mengapresiasi progres tim RSUP Fatmawati. Ia menyatakan bahwa tim menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan dan bahwa program pelatihan hingga implementasi kasus telah berjalan secara sistematis.
- Transfer ilmu dan teknik operasi dari ahli Korea Selatan kepada tim lokal.
- Peningkatan fasilitas dan kesiapan multidisiplin, termasuk ahli bedah, anestesi, radiologi, dan perawat khusus.
- Penerapan standar keamanan pasien internasional.
- Pengembangan jaringan pusat transplantasi di daerah lain melalui model kolaboratif.
Transplantasi hati tetap merupakan prosedur yang menuntut kesiapan infrastruktur dan tim yang terkoordinasi. Dengan dukungan SNUH, RSUP Fatmawati berharap dapat menjadi pusat referensi nasional yang mampu menangani kasus-kasus kompleks secara mandiri.
Ke depan, diharapkan kerja sama serupa akan terus berlanjut, memperluas cakupan pelatihan, riset bersama, dan pembentukan pusat transplantasi di wilayah lain, sehingga layanan kesehatan hati di Indonesia semakin terdepan dan aman bagi pasien.












