PSPK – 01 April 2026 | Polandia akan bertarung melawan Swedia pada Selasa di Strawberry Arena, Solna, dalam laga penentu tempat di final Piala Dunia. Pertandingan ini menjadi kesempatan langka bagi tim Asisten Jan Urban untuk mengakhiri hampir satu abad tanpa kemenangan di tanah Swedia, yang terakhir terjadi pada pertandingan persahabatan 3-0 pada 1930.
Sejak kemenangan itu, catatan Polandia di Swedia mencatat delapan kekalahan dan dua hasil imbang. Statistik tersebut menegaskan betapa beratnya beban sejarah bagi para pemain yang ingin menorehkan sejarah baru.
| Tahun | Hasil |
|---|---|
| 1930 (Persahabatan) | Menang 3-0 |
| 1930-an hingga 2022 | 8 Kalah, 2 Seri |
Walaupun Swedia memiliki catatan historis yang lebih menguntungkan, mereka juga menunjukkan performa positif belakangan ini. Di bawah asuhan pelatih baru Graham Potter, Swedia mengalahkan Ukraina 3-1 pada semifinal play‑off, sementara Polandia berhasil menumbangkan Albania 2-1 untuk mencapai final.
Urban mengakui bahwa Swedia secara statistik merupakan tim terkuat di grup ini, namun ia menekankan bahwa masih banyak hal yang belum terlihat, terutama bagaimana tim Potter akan bereaksi jika berada dalam situasi tertekan.
Di sisi lain, Polandia berada pada titik transisi. Kapten Robert Lewandowski (37) telah mengisyaratkan bahwa masa depannya di level internasional semakin mendekati akhir, sementara gelandang Piotr Zieliński (31) tetap menjadi pilar kreatif. Jakub Kamiński, pemain sayap muda, menuturkan tekad tim untuk menuliskan babak baru dalam sejarah sepak bola Polandia.
Jika Polandia berhasil meraih kemenangan, tidak hanya akan menutup puasa 96 tahun, tetapi juga dapat memperpanjang era pemain senior sebelum terjadi perombakan besar di skuad nasional. Kemenangan ini akan menjadi momentum penting menjelang Piala Dunia di Amerika Utara.












