PSPK – 24 Maret 2026 | Petenis asal Polandia, Iga Swiatek (peringkat 3 dunia), resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belgia, Wim Fissette, setelah kekalahan di babak pertama Miami Open pada 22 Maret 2024. Swiatek mengumumkan keputusan tersebut lewat unggahan di media sosial, menyatakan rasa kecewa dan tanggung jawab pribadi atas penampilannya.
Kekalahan datang saat Swiatek melawan sesama petenis Polandia, Magda Linette, yang berada di peringkat 50 dunia. Pertandingan itu menjadi titik balik bagi Swiatek, yang sebelumnya mengalami awal musim yang kurang memuaskan.
Fissette pertama kali bergabung dengan Swiatek pada Oktober 2023. Selama 17 bulan kerja sama, pasangan ini meraih gelar Wimbledon pertama pada 2023 serta kemenangan di turnamen Cincinnati, Seoul, dan London pada 2025, menunjukkan kemampuan beradaptasi pada permukaan yang lebih cepat.
Dalam pernyataannya, Swiatek mengucapkan terima kasih atas dukungan, pengalaman, dan pencapaian yang telah diraih bersama, termasuk impian besarnya dalam dunia tenis. Sementara Fissette menanggapi melalui Instagram bahwa keduanya “menginginkan dan bekerja untuk lebih” dan menghormati keputusan tersebut.
Keputusan ini menimbulkan spekulasi mengenai langkah selanjutnya Swiatek. Beberapa analis memperkirakan ia mungkin mencari pelatih yang memiliki keahlian khusus pada permukaan keras, atau kembali bekerja dengan pelatih lama yang pernah membimbingnya sebelum 2023.
- Durasi kerja sama: Oktober 2023 – Maret 2024 (≈17 bulan)
- Prestasi bersama: Wimbledon 2023, Cincinnati, Seoul, London (2025)
- Kekalahan di Miami Open: vs. Magda Linette (peringkat 50 dunia)
Dengan perubahan ini, mata dunia tenis akan menanti siapa yang akan mengisi peran pelatih Swiatek ke depan, serta bagaimana dampaknya terhadap performa Swiatek di sisa kalender WTA.












