PSPK – 20 April 2026 | Tim sepak bola Las Palmas kembali menjadi sorotan utama setelah mencatat serangkaian peristiwa penting yang memengaruhi tidak hanya dunia kompetisi, melainkan juga sektor perjalanan dan ekonomi lokal. Dari kemenangan bersejarah melawan Barcelona, kedatangan pemain muda berbakat, hingga tantangan logistik akibat pemogokan pengontrol lalu lintas udara, semua menjadi narasi yang saling terkait.
Kemenangan Bersejarah atas Barcelona
Pada pekan akhir musim 2023/2024, Las Palmas berhasil menumbangkan Barcelona dengan skor 2‑1. Kemenangan ini mengakhiri penantian 53 tahun klub pulau untuk mengalahkan tim raksasa asal Catalunya. Manajer Diego Martinez memuji dua pemain Skotlandia yang ia sebut “brilliant Scots” atas peran kunci mereka dalam mencuri tiga poin penting. Sorotan utama pertandingan adalah aksi Raphinha yang gagal mengubah hasil, serta cedera yang menimpa bek muda Alejandro Balde yang harus dibawa keluar lapangan pada babak pertama.
Reaksi Pedri dan Atmosfer Stadion
Setelah pertandingan, pemain asal Spanyol Pedri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada suporter Las Palmas. Ia menyebut pengalaman di Gran Canaria Stadium sebagai “hari yang menyenangkan” dan mengapresiasi sorakan meriah yang mengiringi kedatangan tim tamu. Momen ini menambah warna emosional pada kemenangan yang sudah mencuri perhatian publik.
Pergerakan Pemain dan Minat Transfer
Sementara itu, Liverpool mengontrak gelandang muda Stefan Bajcetic ke Las Palmas melalui sistem pinjaman hingga akhir musim. Langkah tersebut memberi peluang bermain reguler bagi bajingan berusia 21 tahun dan sekaligus meningkatkan kualitas skuad pulau. Di sisi lain, Borussia Dortmund dilaporkan menaruh mata pada penyerang Fabio Silva, yang saat ini sedang menjalani pinjaman di Las Palmas. Jika transfer terjadi, Silva akan menjadi opsi cadangan bagi penyerang utama Wout Weghorst.
Sejarah La Liga 2017‑2018 dan Posisi Las Palmas
Melihat kembali catatan historis, pada akhir musim La Liga 2017‑2018 Las Palmas menempati posisi ke‑19 dengan 22 poin, mengakibatkan degradasi ke Segunda División. Berikut tabel singkat menampilkan posisi akhir lima tim teratas dan tiga tim terbawah termasuk Las Palmas:
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Barcelona | 93 |
| 2 | Atletico Madrid | 79 |
| 3 | Real Madrid | 76 |
| 18 | Deportivo La Coruna | 29 |
| 19 | Las Palmas | 22 |
| 20 | Malaga | 20 |
Keberhasilan musim 2023/2024 menunjukkan potensi kebangkitan, namun tantangan kompetitif tetap tinggi.
Pemogokan Pengontrol Lalu Lintas Udara di Spanyol
Pada awal April 2026, pengontrol lalu lintas udara di Spanyol memulai aksi mogok tak terbatas. Dampaknya terasa langsung pada rute penerbangan domestik, termasuk penerbangan menuju Gran Canaria, basis utama Las Palmas. Pemerintah menyiapkan alternatif melalui bandara darat dan kapal feri, namun penumpang tetap dihadapkan pada keterlambatan, pembatalan, dan peningkatan biaya tiket.
Jet2 Peringatan Destinasi Populer
Seiring situasi transportasi udara yang tidak menentu, maskapai penerbangan Jet2 mengeluarkan peringatan kepada wisatawan yang berencana mengunjungi empat destinasi populer di Spanyol, salah satunya termasuk pulau Gran Canaria. Jet2 menekankan pentingnya memeriksa status penerbangan secara berkala dan mempertimbangkan asuransi perjalanan untuk mengurangi risiko gangguan.
Secara keseluruhan, Las Palmas berada pada titik persimpangan penting. Kemenangan melawan Barcelona memperkuat moral tim, sementara dinamika pemain dan minat klub Eropa menambah peluang pengembangan. Di luar lapangan, gangguan transportasi menguji ketahanan industri pariwisata setempat. Jika semua faktor ini dapat dikelola dengan baik, Las Palmas berpotensi kembali ke puncak kompetisi La Liga dalam beberapa musim ke depan.












