PSPK – 18 Maret 2026 | Albacete Balompié menorehkan kemenangan dramatis 2-1 melawan UD Las Palmas pada laga ke-30 LaLiga Hypermotion yang digelar di Carlos Belmonte pada Senin malam. Tim asal Castilla memanfaatkan dua gol di menit tambahan untuk menghapus defisit 0-1 yang sudah dibuka oleh Taisei Miyashiro pada menit 5. Kemenangan ini mengangkat Albacete delapan poin di atas zona terdekat zona degradasi, sementara Las Palmas tetap berada empat poin dari tempat kedua klasemen.
Jalannya Laga
Babak pertama didominasi Las Palmas. Pada menit 5, serangan balik cepat dari tengah lapangan menghasilkan umpan silang dari Manuel Fuster yang diikuti dengan tembakan solo Miyashiro ke sudut kanan gawang, memecahkan kebuntuan. Meskipun Albacete menekan, penjaga gawang Raúl Lizoain menolak dua peluang berbahaya yang diciptakan oleh Jesé pada menit 38 dan 66, sekaligus menahan tendangan jarak jauh dari pemain kanannya.
Setelah jeda, Albacete meningkatkan intensitasnya. Pada menit 54, José Carlos Lazo, Antonio Puertas, dan Jefté Betancor hampir membuka peluang, namun masing‑masingnya terhalang tiang atau pertahanan lawan. Pada menit 83, Jefté Betancor masuk sebagai pengganti, menambah opsi serangan di depan kotak penalti.
Detik‑detik Penyelamatan di Tambahan Waktu
Menjelang akhir waktu reguler, Albacete masih tertinggal 0-1. Pada menit 90+4, VAR memeriksa sebuah insiden di sudut kanan lapangan di mana Mika Mármol melakukan kontak tangan dengan Pepe Sánchez saat berusaha menolak tendangan. Keputusan tersebut mengarah pada penalti yang dieksekusi oleh Jefté Betancor. Gol penalti tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memicu sorakan penonton.
Tak lama setelah itu, pada menit 90+8, Albacete kembali menyerang. Samuel Obeng, yang masuk sebagai pengganti, menerima umpan di dalam kotak penalti, mengolahnya menjadi tendangan voli yang melesat ke sudut kiri bawah gawang, menaklukkan penjaga Niko Horkas. Gol spektakuler itu menjadikan skor akhir 2-1 untuk Albacete.
Statistik Kunci
| Statistik | Albacete | Las Palmas |
|---|---|---|
| Posisi Penguasaan | 41.6% | 58.4% |
| Tembakan | 12 | 7 |
| Tembakan tepat sasaran | 5 | 3 |
| Pelayanan | 11 | 9 |
| Kartu Kuning | 3 | 2 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
Walau menguasai bola lebih sedikit, Albacete menunjukkan efisiensi tinggi di menit-menit krusial, terutama pada fase akhir pertandingan.
Komentar Pelatih
Setelah sorakan berakhir, pelatih Albacete, Alberto González, menilai bahwa “kemenangan ini memberikan suntikan moral yang sangat dibutuhkan. Kami berhasil menahan tekanan dan memanfaatkan peluang di waktu tambahan.” Sementara itu, Luis García, pelatih Las Palmas, mengakui “kualitas lawan sangat tinggi di menit-menit akhir. Meskipun kecewa, kami tetap melihat performa positif, terutama pertahanan yang berhasil menahan dua peluang awal.”
Adrián ‘Pollo’ Hernández, mantan pemain Las Palmas yang menjadi narasumber dalam podcast “Desde el Banquillo”, menilai bahwa “las Palmas jugó un buen partido y se mereció la victoria, pero el error en la mano y la falta de contundencia en los últimos minutos fueron decisivos.”
Dampak pada Klasemen
Kemenangan ini menempatkan Albacete pada poin 36, selisih delapan poin dari zona degradasi. Selanjutnya, tim akan berhadapan dengan pemimpin klasemen, Racing de Santander, pada pekan berikutnya. Bagi Las Palmas, hasil ini menahan mereka pada poin 48, masih empat poin dari zona promosi langsung dan berjuang menutup jarak dengan tim‑tim papan atas.
Dengan performa terakhir yang menunjukkan peningkatan dalam serangan dan ketangguhan mental, Albacete berpotensi memperkuat posisi mereka di paruh kedua musim. Sementara Las Palmas harus memperbaiki konsistensi di lini belakang untuk menghindari gol-gol krusial yang dapat mengubah hasil pertandingan.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi contoh nyata bagaimana determinasi dan pemanfaatan teknologi VAR dapat mengubah alur pertandingan. Kedua tim menunjukkan semangat juang tinggi, namun Albacete keluar sebagai pemenang berkat dua gol di tambahan waktu yang mengubah nasib mereka di papan klasemen.












