PSPK – 08 April 2026 | Pada Senin, 6 April 2026, kalender Bali menandai hari penting yang dikenal dengan sebutan Soma Ribek. Hari tersebut bertepatan dengan peringatan piodalan atau Dewa Yadnya di sejumlah pura dan merajan di seluruh Pulau Bali. Upacara piodalan merupakan tradisi kuno yang menandai hari jadi tempat suci, sekaligus menjadi sarana bagi umat Hindu Bali untuk membersihkan diri secara spiritual dan memperkuat ikatan dengan Ida Hyang Widhi Wasa.
Makna dan Tujuan Upacara Piodalan
Secara umum, piodalan dilaksanakan untuk memulai proses pembersihan pada setiap Parahyangan (tempat suci). Ritual ini menuntut para krama Bali melaksanakan persembahan, doa, dan tarian tradisional sebagai wujud rasa syukur serta tanggung jawab atas pemeliharaan keseimbangan alam dan spiritual. Upacara yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali atau setahun sekali ini diharapkan dapat mewujudkan kehidupan yang harmonis, sejahtera, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Jadwal Upacara Piodalan Soma Ribek – Senin 6 April 2026
Berikut adalah rangkaian jadwal lengkap piodalan yang akan digelar pada hari Senin, 6 April 2026 di berbagai kabupaten dan kota di Bali. Waktu pelaksanaan umumnya dimulai pada pagi hari, antara pukul 07.00 hingga 09.30 WITA, dan berlangsung hingga sore hari tergantung pada kompleksitas upacara di masing‑masing pura.
- Denpasar: Pura Puseh, Pura Jagatnatha, dan Pura Blanjong. Semua upacara dimulai pukul 07.30 WITA.
- Badung: Pura Taman Ayun (Tabanan) dengan perwakilan Badung, Pura Sada (Kuta) dan Pura Goa Gajah. Jadwal mulai pukul 08.00 WITA.
- Gianyar: Pura Tirta Empul, Pura Goa Lawah, serta Pura Puspita. Upacara dimulai pukul 08.15 WITA.
- Bangli: Pura Kehen, Pura Kethek, dan Pura Sari. Semua upacara dimulai pukul 07.45 WITA.
- Tabanan: Pura Kedidi, Pura Pengukir, serta Pura Puncak Sari. Jadwal dimulai pukul 08.30 WITA.
- Klungkung: Pura Goa Lawah (Klungkung) dan Pura Puri Agung. Upacara dimulai pukul 07.50 WITA.
- Karangasem: Pura Luhur Gajah Putri, Pura Besakih (sebagai bagian dari upacara utama) dan Pura Batuan. Mulai pukul 08.10 WITA.
- Buleleng: Pura Pulaki, Pura Jagaraga, dan Pura Dalem Sakenan. Mulai pukul 08.20 WITA.
Setiap lokasi akan menampilkan rangkaian persembahan canang sari, tarian legong dan janger, serta pembacaan mantra khas yang dipimpin oleh pemangku atau pendeta setempat. Bagi warga yang ingin berpartisipasi, biasanya tersedia ruang khusus untuk menyumbangkan sesaji dan berdoa bersama.
Fasilitas Pendukung dan Protokol Kesehatan
Sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, seluruh lokasi piodalan pada hari Soma Ribek telah menyiapkan fasilitas kebersihan, termasuk area cuci tangan, penyediaan masker, serta pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk. Pengunjung diharapkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, termasuk menjaga jarak aman dan meminimalisir kerumunan.
Selain itu, layanan publik seperti SIM Keliling yang beroperasi di Badung dan Klungkung pada hari yang sama memberikan kemudahan bagi warga yang ingin memperpanjang atau mengurus surat izin mengemudi tanpa harus menunggu lama. Layanan SIM Keliling di Badung berlokasi di Damkar Dalung dan Mall Pelayanan Publik Puspem Badung, sementara di Klungkung tersedia di depan Kantor Bupati dan Polsek Nusa Penida.
Tips bagi Pengunjung
- Datanglah lebih awal untuk menghindari kepadatan, terutama di pura-pura besar seperti Besakih dan Tirta Empul.
- Bawa sesaji dalam bentuk canang sari atau buah‑buah segar sesuai tradisi setempat.
- Kenakan pakaian sopan: menutupi bahu dan lutut sebagai bentuk hormat.
- Perhatikan petunjuk petugas dan ikuti arahan jalur masuk serta area parkir yang telah ditentukan.
- Manfaatkan layanan transportasi umum atau aplikasi ride‑hailing untuk mengurangi kemacetan.
Upacara piodalan pada hari Soma Ribek tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga menjadi kesempatan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan kekayaan budaya Bali secara langsung. Dengan menyiapkan diri secara matang, pengunjung dapat menikmati pengalaman yang mendalam sekaligus menghormati tradisi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.
Dengan rangkaian jadwal yang tersebar di seluruh pulau, umat Hindu Bali dipastikan dapat melaksanakan piodalan dengan khidmat dan terorganisir. Bagi yang belum sempat mengunjungi piodalan sebelumnya, Senin, 6 April 2026 menjadi momen tepat untuk merasakan atmosfer keagamaan yang kental, sekaligus berpartisipasi dalam upaya menjaga kelestarian nilai‑nilai budaya Bali.
Semoga upacara piodalan pada hari Soma Ribek ini membawa keberkahan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi seluruh umat Hindu Bali serta seluruh lapisan masyarakat yang turut merayakannya.












