PSPK – 10 April 2026 | Roadmap ASEAN‑SEAMEO tentang pendidikan anak usia dini diluncurkan di Jakarta pada Kamis, 9 April 2026. Inisiatif ini menjadi panduan strategis bagi negara‑negara anggota ASEAN untuk memperbaiki mutu layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) secara terintegrasi.
Direktur Jenderal PAUD, Dikdasmen Gogot Suharwoto menegaskan bahwa roadmap ini mencerminkan komitmen bersama kawasan dan menjadi acuan penting bagi Indonesia. Ia memaparkan tujuh pilar utama yang menjadi fokus implementasi.
- Pilar 1: Peningkatan layanan akses – memperluas jangkauan PAUD sehingga lebih banyak anak dapat mengikuti program pendidikan dini.
- Pilar 2: Peningkatan kualitas pembelajaran – memastikan kurikulum dan metode pengajaran memberikan stimulasi yang tepat bagi perkembangan anak.
- Pilar 3: Penguatan sumber daya manusia – meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan.
- Pilar 4: Kemitraan dengan berbagai pihak – melibatkan sektor swasta, LSM, dan pemangku kepentingan lain dalam penyelenggaraan PAUD.
- Pilar 5: Keterlibatan orang tua dan caregiver – memperkuat sinergi antara rumah dan lembaga pendidikan untuk mendukung tumbuh kembang anak.
- Pilar 6: Pemanfaatan teknologi digital – memperkenalkan alat digital, termasuk papan interaktif yang telah disediakan di lebih dari 64.000 lembaga PAUD.
- Pilar 7: Pendanaan berkelanjutan – mengoptimalkan sumber dana dari pemerintah pusat, daerah, dan sumber lain untuk menjamin kelangsungan program.
Dengan tujuh pilar tersebut, roadmap diharapkan dapat memperkuat sistem PAUD di seluruh wilayah ASEAN. Implementasinya akan dilakukan secara bertahap oleh masing‑masing negara anggota, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara merata.












