PSPK – 17 April 2026 | PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menegaskan bahwa model SUV mewah Palisade yang dipasarkan di Tanah Air tidak terpengaruh oleh recall global yang tengah berlangsung di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Hingga kini tidak ada insiden terkait kursi lipat otomatis yang menjadi penyebab penarikan massal di pasar-pasar lain.
Recall global dimulai setelah tragedi di Ohio, Amerika Serikat, pada 7 Maret 2026, dimana seorang anak meninggal akibat terjepit mekanisme kursi otomatis. Insiden tersebut mengungkap kegagalan sistem anti‑pinch, fitur keselamatan yang dirancang untuk menghentikan pergerakan kursi bila terhalang. Hyundai Motor Company kemudian memerintahkan pembaruan perangkat lunak (OTA) untuk semua unit yang dilengkapi kursi otomatis, termasuk varian Limited dan Calligraphy.
Langkah Preventif di Indonesia
Meski tidak ada laporan serupa di Indonesia, HMID tetap patuh pada standar keamanan global. Perusahaan melakukan pembaruan over‑the‑air (OTA) secara sukarela pada semua Palisade yang beredar, sehingga pemilik tidak perlu mengunjungi dealer untuk instalasi. COO HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menegaskan, “Indonesia zero accident terkait masalah ini, tetapi kami tetap melakukan update untuk menjamin keamanan maksimal.”
Garansi Purna Jual yang Ditingkatkan
Selain pembaruan OTA, Hyundai memperkuat jaringan layanan purna jual melalui program Hyundai Premium Courtesy Car. Program ini memberikan mobil pengganti kepada pelanggan yang kendaraan mereka harus menginap di bengkel untuk perbaikan. President Director Kenny Lee menjelaskan, “Program ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari komitmen kami menjaga mobilitas dan kenyamanan konsumen selama proses servis.”
Berikut rangkaian layanan yang kini tersedia bagi pemilik Palisade:
- Mobil pengganti (courtesy car) selama proses perbaikan yang memerlukan waktu lebih dari satu hari.
- Pembaruan perangkat lunak secara remote melalui OTA tanpa harus ke dealer.
- Garansi resmi purna jual tetap berlaku selama periode standar, termasuk komponen elektronik dan mekanik.
- Jaringan bengkel resmi yang tersebar di kota‑kota besar, dengan teknisi bersertifikat Hyundai.
Respons Industri dan Konsumen
Konsumen Indonesia menyambut baik langkah proaktif Hyundai. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang setelah mengetahui bahwa kendaraan mereka terus dipantau secara digital dan bahwa Hyundai siap menyediakan mobil pengganti bila diperlukan. Di sisi lain, analis industri otomotif menilai bahwa peningkatan layanan purna jual menjadi faktor kunci dalam persaingan pasar SUV premium, terutama di tengah masuknya pesaing baru dan meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap layanan digital.
Data internal HMID menunjukkan bahwa hingga akhir April 2026, lebih dari 1.200 unit Palisade telah menerima pembaruan OTA, sementara program courtesy car telah melayani sekitar 350 pelanggan di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Medan. Dengan total penjualan Palisade di Indonesia diperkirakan mencapai 3.500 unit pada tahun 2026, angka tersebut mencerminkan penetrasi layanan purna jual yang cukup signifikan.
Kesimpulan
Hyundai Motors Indonesia menegaskan komitmen penuh terhadap keselamatan dan kepuasan pelanggan Palisade. Dengan tidak menemukan kasus kursi otomatis di Indonesia, perusahaan tetap melakukan pembaruan OTA secara sukarela, memperkuat jaminan garansi, dan meluncurkan program courtesy car yang memberikan mobilitas terus-menerus bagi pemilik. Langkah-langkah ini tidak hanya menjaga reputasi merek di pasar domestik, tetapi juga menegaskan posisi Hyundai sebagai produsen yang responsif terhadap isu global dan kebutuhan konsumen lokal.












