Project Seru Penuh Kejutan

Menjelang Lebaran, Penjualan Motor Merosot: Wahana Honda Ungkap Faktor-Faktor Penurunan Penjualan

March 8, 2026 • 0 Views
Menjelang Lebaran, Penjualan Motor Merosot: Wahana Honda Ungkap Faktor-Faktor Penurunan Penjualan
Menjelang Lebaran, Penjualan Motor Merosot: Wahana Honda Ungkap Faktor-Faktor Penurunan Penjualan

PSPK – 08 Maret 2026 | Jakarta, 7 Maret 2026 – Menjelang hari raya Idul Fitri, pasar otomotif Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Berbeda dengan tren penjualan mobil bekas yang mencatat kenaikan signifikan, penjualan motor baru mengalami penurunan. Wahana Honda, salah satu jaringan dealer terbesar di tanah air, mengungkap sejumlah penyebab yang memengaruhi pola konsumsi konsumen di musim Lebaran.

Penurunan Penjualan Motor Menjelang Lebaran

Data internal Wahana Honda memperlihatkan penurunan penjualan motor baru sebesar 8-10 persen pada tiga minggu menjelang Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terasa di hampir semua wilayah, mulai dari Jawa Barat hingga Sumatera Selatan. Sementara itu, penjualan mobil bekas di platform OLX naik hingga 22 persen dalam seminggu setelah Lebaran, menandakan pergeseran preferensi pembeli.

Faktor-Faktor Penyebab Penurunan

  • THR dan Pilihan Investasi – Meskipun Tunjangan Hari Raya (THR) telah masuk ke kantong pekerja, banyak konsumen memilih mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan lain, seperti persiapan mudik, belanja kebutuhan rumah tangga, atau membeli mobil bekas yang harganya relatif lebih terjangkau.
  • Kenaikan Harga Bahan Bakar – Harga BBM yang terus berfluktuasi membuat konsumen lebih berhati-hati dalam menambah beban pengeluaran, terutama untuk kendaraan roda dua yang konsumsi bahan bakarnya masih relatif tinggi.
  • Pergeseran Minat ke Kendaraan Bekas – Seperti yang dikemukakan oleh Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, permintaan kendaraan bekas meningkat 6 persen pada Januari 2026 dan terus tumbuh menjelang Lebaran. Konsumen menganggap mobil bekas sebagai alternatif yang memberikan nilai lebih untuk perjalanan mudik panjang.
  • Penawaran Promo Lebih Menarik di Segmen Mobil – Produsen mobil meluncurkan paket kredit bersubsidi dan diskon besar-besaran, menarik perhatian pembeli yang tadinya mempertimbangkan motor.
  • Ketersediaan Model Baru yang Terbatas – Beberapa model motor populer mengalami keterlambatan produksi akibat masalah rantai pasokan, sehingga stok di dealer terbatas dan menurunkan angka penjualan.

Respons Wahana Honda

Menanggapi penurunan tersebut, Wahana Honda menyiapkan strategi baru. Antara lain, dealer akan meningkatkan program tukar tambah dengan nilai lebih tinggi, memberikan paket servis gratis selama satu tahun, serta meluncurkan skema pembiayaan dengan bunga rendah khusus untuk pembeli Lebaran. “Kami ingin memastikan konsumen tetap merasa aman dan mendapatkan nilai terbaik,” ujar Kepala Cabang Wahana Honda Jakarta, Budi Santoso.

Perbandingan dengan Tren Penjualan Mobil Bekas

Menurut laporan OLXmobbi, pada minggu sebelum Lebaran penjualan mobil bekas naik hingga 24 persen. Faktor utama adalah THR yang memicu pembelian kendaraan untuk memudahkan mudik. Jenis kendaraan paling diminati meliputi MPV (22,2%), SUV (21,7%), dan hatchback (17%). Model terlaris termasuk Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, serta SUV Honda CR‑V dan HR‑V. Dominasi merek Toyota tetap kuat, namun Honda menempati posisi kedua, menunjukkan bahwa merek roda empat tetap menjadi pilihan utama konsumen.

Dengan data ini, Wahana Honda berharap dapat menyesuaikan penawaran motor sehingga tetap kompetitif di tengah persaingan dengan pasar mobil bekas yang semakin menarik.

Secara keseluruhan, penurunan penjualan motor menjelang Lebaran dipengaruhi oleh kombinasi faktor ekonomi, perilaku konsumen, dan dinamika pasar kendaraan bekas. Dealer dan produsen motor diharapkan dapat mengoptimalkan program promosi serta menyesuaikan stok untuk mengatasi tantangan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *