Project Seru Penuh Kejutan

Sabalenka Ragu Kembali ke Turnamen Dubai Setelah Dikritik atas Pengunduran Diri

March 19, 2026 • 0 Views
Sabalenka Ragu Kembali ke Turnamen Dubai Setelah Dikritik atas Pengunduran Diri
Sabalenka Ragu Kembali ke Turnamen Dubai Setelah Dikritik atas Pengunduran Diri

PSPK – 19 Maret 2026 | Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia, menyatakan keraguannya untuk kembali ke Kejuaraan Dubai setelah komentarnya mendapat kritik tajam dari direktur turnamen. Sabalenka mengungkapkan bahwa ia tidak yakin ingin lagi berpartisipasi setelah pernyataan Salah Tahlak, direktur turnamen Dubai, yang menilai pengunduran dirinya dan Iga Swiatek sebagai “kejutan yang tidak menguntungkan” dan menyerukan sanksi poin bagi pemain yang mundur secara mendadak.

Pengunduran diri Sabalenka terjadi pada bulan lalu karena mengalami cedera pinggul ringan, bersamaan dengan ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah yang dipicu oleh konflik AS‑Israel‑Iran. Ia menilai komentar Tahlak “konyol” dan menilai bahwa penyelenggara lebih memikirkan penjualan daripada kesejahteraan pemain.

Dalam wawancara di Miami Open, Sabalenka berkata: “Saya merasa sangat sedih melihat sikap mereka yang tidak melindungi kami sebagai pemain. Saya tidak yakin apakah saya ingin kembali ke Dubai setelah hal ini.”

Aturan WTA mewajibkan pemain top untuk berkompetisi di empat Grand Slam, sepuluh turnamen WTA 1000, dan enam turnamen WTA 500. Pelanggaran jadwal dapat berujung pada pengurangan poin atau denda. Berikut rangkuman kewajiban utama:

  • Empat Grand Slam
  • Sepuluh turnamen WTA 1000
  • Enam turnamen WTA 500
  • Sanksi berupa penurunan poin atau denda bagi ketidakhadiran tanpa alasan yang dapat diterima

Pemain lain, seperti Coco Gauff (peringkat empat dunia), menyuarakan dukungan kepada Sabalenka dan Swiatek, menekankan pentingnya pemahaman terhadap keputusan penarikan diri yang dipicu oleh cedera atau kelelahan. Gauff menambahkan, “Mereka sudah sering bermain di Dubai; ini bukan urusan pribadi, melainkan masalah jadwal yang padat.”

Sabalenka, yang baru saja meraih gelar di Indian Wells dan akan mempertahankan trofi Miami, menjelaskan bahwa ia memilih jadwal yang lebih selektif untuk mengurangi risiko cedera. “Penjadwalan yang terlalu padat membuat banyak pemain cedera, sehingga kualitas pertandingan menurun,” ujarnya.

Dengan ketidakpastian kehadirannya di Dubai, penyelenggara turnamen belum memberikan komentar resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *