Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Rutan Kelas I Palembang Gandeng Dinas Pendidikan Selenggarakan Sekolah Kesetaraan

March 17, 2026 • 0 Views
Rutan Kelas I Palembang Gandeng Dinas Pendidikan Selenggarakan Sekolah Kesetaraan
Rutan Kelas I Palembang Gandeng Dinas Pendidikan Selenggarakan Sekolah Kesetaraan

PSPK – 17 Maret 2026 | Rutan Kelas I Palembang terus meningkatkan kualitas pembinaan dengan meluncurkan program pendidikan kesetaraan bersama Dinas Pendidikan setempat.

Kepala rutan, M. Rolan, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana, dalam acara silaturahmi dengan pers pada Senin, 16 Maret 2026.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari 15 program akselerasi yang dikeluarkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada awal 2026, yang menekankan pentingnya akses pendidikan formal bagi narapidana di seluruh lembaga pemasyarakatan.

Pendidikan kesetaraan yang akan diselenggarakan mencakup tiga jenjang: paket A setara dengan pendidikan dasar (SD), paket B setara dengan pendidikan menengah pertama (SMP), dan paket C setara dengan pendidikan menengah atas (SMA). Program ditujukan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal sebelum dipenjara.

Saat ini rutan sedang menyiapkan aspek teknis, termasuk kerja sama dengan lembaga pendidikan, penempatan tenaga pengajar, penyusunan kurikulum, dan sistem evaluasi. Implementasi diharapkan dapat dimulai setelah Hari Raya Idulfitri 2026.

Pendataan menyeluruh sedang dilakukan untuk mengidentifikasi latar belakang pendidikan masing‑masing warga binaan, termasuk anak‑anak yang masuk penjara. Data tersebut akan menjadi dasar penentuan jumlah kelas, jenjang yang diperlukan, serta jumlah pengajar.

Koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemerintah Kota Palembang, dan wali kota diperkokoh guna memperoleh dukungan kebijakan, legalitas, serta sumber daya yang diperlukan.

Rutan menghadapi tantangan kapasitas, dengan sekitar 1.600 penghuni yang melebihi kapasitas ideal. Keterbatasan ruang memaksa pihak rutan mencari solusi kreatif.

Salah satu solusi adalah mengubah ruangan bekas gudang menjadi ruang kelas, lengkap dengan meja, kursi, dan perlengkapan belajar. Jadwal belajar juga diatur agar tidak mengganggu keamanan dan ketertiban.

Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk reintegrasi sosial. Dengan ijazah paket A, B, atau C, warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan atau masuk dunia kerja.

  • Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan
  • Memperkuat rasa percaya diri
  • Memfasilitasi reintegrasi ke masyarakat
  • Menyediakan alternatif positif selama masa tahanan

Ke depan, rutan menargetkan agar pendidikan kesetaraan menjadi bagian permanen dalam sistem pembinaan, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih produktif dan berkontribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *