PSPK – 15 Maret 2026 | Ajax Amsterdam mencatat hasil gemilang pada pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026 dengan menundukkan Sparta Rotterdam 4-0 di Johan Cruyff Arena, Minggu 15 Maret 2026. Kemenangan tersebut tidak hanya menambah tiga poin penting bagi sang juara Belanda, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang berhasil meraih kemenangan pertamanya bersama klub asal Amsterdam.
Detail Pertandingan
Babak pertama dimulai dengan gol bunuh diri Joshua Kitolano (Sparta) pada menit ke-19, memberi Ajax keunggulan 1-0. Sekitar sepuluh menit kemudian, Steven Berghuis menambah angka menjadi 2-0 setelah menerima umpan dari Sean Steur. Pada babak kedua, Davy Klaassen mencetak gol ketiga pada menit ke-73, sementara Mika Godts menutup skor pada menit ke-76 setelah menerima assist dari Kasper Dolberg. Empat gol tersebut mengantarkan Ajax ke posisi keempat sementara klasemen dengan total 47 poin, hanya dua poin di belakang Feyenoord yang menempati posisi kedua.
Peran Maarten Paes
Maarten Paes, berusia 27 tahun, tampil penuh percaya diri di bawah mistar gawang. Menurut data Fotmob, ia mencatat rating 7,7 dengan total 42 sentuhan bola, satu diving save, dan satu penyelamatan penting di dalam kotak penalti. Ini merupakan clean sheet keempatnya bersama Ajax, menandai dua pertandingan tanpa kebobolan sejak bergabung pada Januari 2026. Statistik Sofascore memberi nilai 6,7 untuk penampilan ini, sedikit di bawah kiper Sparta Rotterdam, Joel Drommel, namun tetap mengukuhkan Paes sebagai pilihan utama di lini belakang.
Sejak debutnya melawan NEC Nijmegen pada 21 Februari 2026, Paes telah menempati posisi kiper utama dalam empat laga, mencatat dua hasil imbang, satu kekalahan, dan kini satu kemenangan. Kontrak tiga setengah tahun yang ditandatangani pada jendela transfer musim dingin menandai investasi Ajax sekitar 1,2 juta euro untuk mengamankan kehadirannya.
Visi Pelatih Oscar Garcia
Pelatih baru Ajax, Oscar Garcia, yang memimpin tim dalam debutnya melawan Sparta, menegaskan beberapa perubahan taktik penting. Garcia menargetkan pengurangan bola-bola panjang, khususnya pada peran Maarten Paes, yang diharapkan lebih terlibat dalam permainan pendek dan distribusi bola. “Maarten Paes masih baru di sini, kami akan mengusahakannya. Itu salah satu hal yang ingin kami tingkatkan,” ujar Garcia dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Garcia juga menekankan pentingnya bek sayap yang mampu menusuk ke dalam, serta penekanan pada mentalitas pemenang yang ditunjukkan oleh Ajax dalam laga ini. Menurutnya, tiga poin tambahan sangat berharga menjelang laga klasik Klassieker melawan Feyenoord pada 22 Maret 2026.
Jadwal Selanjutnya
Setelah kemenangan ini, Ajax akan menghadapi Feyenoord di De Kuip pada pekan ke-28. Pertarungan klasik tersebut menjadi ujian penting bagi Ajax dalam upaya merebut posisi runner-up dan tiket ke Liga Champions. Maarten Paes diprediksi akan kembali menjadi garda terdepan, mengingat performa stabilnya dan kepercayaan pelatih terhadapnya.
Di luar kompetisi klub, Paes juga dijadwalkan bergabung dengan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia pada 27–30 Maret 2026. Pemanggilan oleh pelatih John Herdman menambah beban jadwal, namun sekaligus menjadi peluang bagi Paes menampilkan kualitasnya di panggung internasional.
Kemenangan 4-0 melawan Sparta Rotterdam menandai titik balik penting dalam karier Maarten Paes di Eredivisie. Dengan dukungan pelatih baru, peran kiper timnas Indonesia ini diperkirakan akan terus berkembang, memberi harapan bagi Ajax untuk melanjutkan perjuangan di papan atas liga Belanda.












