Project Seru Penuh Kejutan

Dukung Langkah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegaskan Pelecehan Seksual Merusak Integritas Olahraga

March 5, 2026 • 0 Views
Dukung Langkah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegaskan Pelecehan Seksual Merusak Integritas Olahraga
Dukung Langkah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegaskan Pelecehan Seksual Merusak Integritas Olahraga

PSPK – 05 Maret 2026 | Jakarta – Wakil Ketua 1 Persatuan Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) sekaligus Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, mengeluarkan kecaman keras atas dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan terjadi di tim nasional cabang olahraga panjat tebing. Dalam pernyataan yang disampaikan pada Rabu, 4 Maret 2026, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut menghancurkan nilai dan integritas olahraga serta tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun.

Ia juga menambahkan bahwa sanksi tegas harus diberikan kepada pelaku, serta menuntut proses penyelidikan yang transparan dan menyeluruh. Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah Menpora Erick Thohir yang baru‑baru ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mengusut tuntas semua dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan tim nasional, khususnya pada cabang panjat tebing.

Menpora Erick Thohir juga mengumumkan pembentukan saluran pengaduan khusus bagi atlet yang menjadi korban atau saksi kekerasan seksual. Pengaduan dapat dikirimkan melalui email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id, dengan harapan proses pelaporan dapat berjalan cepat, aman, dan rahasia.

Langkah ini mencerminkan kebijakan “zero tolerance” yang telah diutarakan Menpora sebelumnya, di mana setiap oknum yang terlibat dalam tindakan kekerasan atau pelecehan akan dikenai sanksi berat. Taufik Hidayat menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen olahraga, termasuk federasi, pelatih, dan pihak berwenang, untuk menegakkan standar integritas dan melindungi hak-hak atlet.

Dengan mengedepankan prinsip keadilan dan keamanan, diharapkan lingkungan olahraga Indonesia dapat kembali menjadi wadah yang mendukung prestasi atlet tanpa harus khawatir akan ancaman pelecehan atau intimidasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *