Project Seru Penuh Kejutan

Drama Penalti di Coupe de France: OGC Nice Gigit Lorient di Moustoir, Penyelamatan Menegangkan!

March 5, 2026 • 0 Views
Drama Penalti di Coupe de France: OGC Nice Gigit Lorient di Moustoir, Penyelamatan Menegangkan!
Drama Penalti di Coupe de France: OGC Nice Gigit Lorient di Moustoir, Penyelamatan Menegangkan!

PSPK – 05 Maret 2026 | Rabu malam (4 Maret 2024) menjadi saksi pertarungan sengit antara FC Lorient dan OGC Nice di babak perempat final Coupe de France. Pertandingan yang digelar di Moustoir, Lorient ini berakhir dengan kemenangan dramatis OGC Nice melalui adu penalti setelah waktu reguler dan perpanjangan selesai dengan skor imbang 1-1.

Jalannya Pertandingan

Pukulan awal datang dari Nice pada menit ke-23 melalui serangan balik cepat yang dimotori oleh Diouf. Bola berakhir di kotak penalti dan Cho menaklukkan kiper Lorentz, Kamara, dengan tembakan terkontrol. Lorient membalas di menit ke-57 ketika Pagis memanfaatkan umpan silang dari Avom dan menembakkan bola ke sudut atas gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedua tim berusaha mencetak gol penentu, namun pertahanan masing-masing sisi menunjukkan kekuatan. Pelatih OGC Nice, Claude Puel, menegaskan pentingnya konsistensi, terutama menjelang akhir pekan yang padat, “Jika kami tidak dapat mengelola tiga pertandingan dalam seminggu, akan sulit bagi kami untuk melanjutkan perjalanan di Coupe de France,” ujarnya sebelum pertandingan.

Strategi dan Formasi

Lorient menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Kamara di gawang, Silva, Talbi, Meïté di lini belakang, dan Le Bris, Cadiou, Avom, Yongwa sebagai gelandang tengah. Penyerang tunggal Dieng menjadi ujung tombak serangan. Sementara itu, Nice menurunkan formasi 4-3-3 dengan Diouf sebagai penjaga gawang, Clauss, Mendy, Bah, Bard di lini belakang, dan trio serang Everton, Vanhoutte, Cho.

Pelatih Lorient, Olivier Pantaloni, menyoroti bahwa meskipun timnya sedang berjuang di klasemen Liga 1, Coupe de France tetap menjadi peluang untuk mengembalikan semangat. “Kami ingin melanjutkan petualangan di kompetisi tertua ini, dan mengeliminasi Nice di kandang kami akan menjadi kebanggaan besar,” katanya setelah pertandingan.

Adu Penalti yang Menegangkan

  • Pinalti pertama Nice berhasil dieksekusi oleh Vanhoutte dengan tembakan ke sudut kanan atas.
  • Lorient membalas lewat Pagis, namun tembakannya meleset ke kiri tiang.
  • Pinalti selanjutnya, Cho mencetak gol, namun Kamara menahan tembakan Everton dengan penyelamatan krusial.
  • Seri penalti berlanjut hingga 5-4 untuk Nice setelah Louchet gagal mengeksekusi tembakan terakhirnya.

Keberhasilan Nice dalam adu penalti ini menambah catatan impresif mereka di Coupe de France, mengantar mereka ke semifinal dan menambah semangat tim menjelang sisa musim Ligue 1, di mana mereka masih berada di posisi 15 klasemen.

Relevansi Bagi Kedua Klub

Bagi Lorentz, yang saat ini menempati posisi 10 Liga 1, eliminasi ini menjadi pukulan berat setelah kemenangan mengesankan melawan Paris FC di babak 1/8 final. Namun, mereka masih memiliki peluang untuk bangkit di sisa kompetisi domestik.

Sementara itu, Nice, yang baru saja mengatasi krisis performa setelah kekalahan melawan Paris FC, melihat Coupe de France sebagai jalan untuk mengembalikan kepercayaan diri. Claude Puel menegaskan, “Kami tidak akan menyerah pada kompetisi ini, meskipun posisi kami di liga masih rapuh,” menambah tekad tim untuk melaju ke final.

Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena penonton dapat menyaksikannya secara live di beIN SPORTS 2 serta melalui layanan streaming beIN Connect, memastikan jutaan pecinta sepak bola di Prancis dan dunia tidak melewatkan momen dramatis tersebut.

Dengan kemenangan lewat penalti, OGC Nice melanjutkan perjalanan mereka ke semifinal Coupe de France, menanti lawan selanjutnya yang belum pasti. Lorient, meski tersingkir, tetap menjadi tim yang patut diwaspadai di sisa musim Ligue 1, mengingat pertahanan mereka yang tangguh dan kemampuan bangkit dari situasi sulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *