PSPK – 08 Maret 2026 | Pertandingan lanjutan Super League 2025/26 antara Malut United dan PSM Makassar yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu 7 Maret 2026 menyuguhkan aksi sepak bola penuh drama hingga menit akhir. Skor akhir 3-3 menandai deretan gol yang berimbang, namun sorotan utama jatuh pada gol tambahan yang berhasil David Da Silva cetak pada menit tambahan 90+3, lalu dibatalkan setelah ditinjau VAR.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama berlangsung canggung. Kedua tim kesulitan menemukan celah, meski beberapa peluang muncul. Pada menit ke-24, Boboev (PSM) melesetkan tendangan yang hampir diblokir pemain Malut. Enam menit kemudian, Dusan Lagator (Malut) menembakkan bola melenceng. Ketegangan pecah pada menit ke-38 ketika Yakob Sayuri (Malut) secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri, memberi PSM keunggulan 1-0. Yakob berusaha memperbaiki kesalahannya di menit tambahan pertama babak pertama (45+2) dengan tembakan akurat, namun berhasil ditepis kiper Hilmansyah.
Setelah jeda, Malut United bangkit. Pada menit ke-48, David Da Silva memanfaatkan umpan lepas Hilmansyah yang tidak sempurna dan menembus gawang PSM, menyamakan kedudukan 1-1. Lima menit kemudian, Tyronne Del Pino menambah keunggulan Malut menjadi 2-1 setelah memaksa Hilmansyah mengulang pengambilan bola. Dominasi Malut terus berlanjut, dan pada menit ke-67 Da Silva kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan kerusuhan di dalam kotak penalti, menjadikan skor 3-1 untuk tuan rumah.
Balik Serangan PSM
PSM tidak tinggal diam. Pada menit ke-70, pemain pengganti Savio Roberto (yang menggantikan Daisuke Sakai) menembakkan tendangan keras dari luar kotak penalti; Alan (kiper Malut) gagal menepis, sehingga PSM menyamakan kedudukan 3-3. Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke-87, Jacques Medina (pengganti Boboev) menembakkan tendangan datar yang mengguncang gawang Malut, namun tidak menghasilkan gol.
Detik-detik terakhir menjadi sorotan utama. Pada menit tambahan 90+3, David Da Silva menerima umpan silang dari Frets Butuan, lalu mengeksekusi tembakan first‑time yang masuk ke gawang. VAR segera memeriksa apakah ada pelanggaran atau offside, dan memutuskan gol tersebut harus dianulir. Keputusan tersebut memicu protes singkat dari pendukung Malut, namun wasit tetap mempertahankan hasil akhir 3-3.
Statistik dan Dampak Klasemen
- Malut United: 4th place, 45 poin dari 25 pertandingan.
- PSM Makassar: 13th place, 24 poin dari 25 pertandingan.
- David Da Silva mencetak dua gol (brace) untuk Malut United.
- Gol bunuh diri Yakob Sayuri menjadi satu-satunya gol PSM di babak pertama.
Dengan hasil imbang ini, Malut United tetap berada di papan atas klasemen, meski kehilangan tiga poin potensial. Sementara PSM tetap berjuang di zona menengah, namun setidaknya berhasil mengumpulkan satu poin penting di kandang lawan.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan VAR namun memuji semangat juang timnya. “Kami sudah memberi segalanya, gol tambahan seharusnya menjadi hak kami. Namun, kami tetap fokus pada laga berikutnya,” ujar Susilo dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Di pihak PSM, pelatih Victor Luiz menilai pertandingan sebagai pembuktian mentalitas tim. “Meskipun berada di bawah tekanan, kami mampu bangkit kembali. Ini pelajaran penting menjelang sisa musim,” katanya.
Para pemain keduanya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada suporter. Malut United menampilkan foto bersama pemain di Instagram @psm_makassar dan @malut_united setelah pertandingan.
Kesimpulannya, laga antara Malut United dan PSM Makassar menjadi contoh sepak bola Indonesia yang penuh ketegangan, teknis, dan keputusan teknologi. VAR berperan krusial dalam menentukan hasil akhir, sementara kedua tim menunjukkan kualitas dan tekad yang patut diapresiasi.












