Project Seru Penuh Kejutan

Drama 3-3 di Ternate: Malut United dan PSM Makassar Bagi Poin, Persib, Persija, dan Borneo FC Tetap Aman

March 9, 2026 • 0 Views
Drama 3-3 di Ternate: Malut United dan PSM Makassar Bagi Poin, Persib, Persija, dan Borneo FC Tetap Aman
Drama 3-3 di Ternate: Malut United dan PSM Makassar Bagi Poin, Persib, Persija, dan Borneo FC Tetap Aman

PSPK – 09 Maret 2026 | Sabtu, 7 Maret 2026, Stadion Gelora Kie Raha, Ternate menjadi saksi pertarungan sengit antara Malut United dan PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-25. Kedua tim saling menukar serangan dan mencetak total enam gol, berakhir dengan skor imbang 3-3. Hasil ini tidak hanya mengubah posisi masing-masing di papan atas dan papan tengah, tetapi juga menambah ketegangan zona degradasi serta memastikan tiga tim papan atas—Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Borneo FC—tetap berada di zona aman.

Detail Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan gol bunuh diri Yakob Sayuri pada menit ke-38, memberi keunggulan 1-0 bagi PSM Makassar. Gol tersebut menjadi satu-satunya angka di babak pertama. Memasuki babak kedua, Malut United bangkit cepat. David Da Silva menyamakan kedudukan pada menit ke-48, diikuti Tyronne Del Pino yang menambah keunggulan menjadi 2-1 pada menit ke-52. Pada menit ke-66, Da Silva kembali mencetak gol, mengubah skor menjadi 3-1 untuk tuan rumah.

Namun, PSM Makassar tidak menyerah. Savio Roberto (juga dikenal sebagai Savio Figueiredo) memperkecil selisih menjadi 3-2 pada menit ke-70, dan Jacques Medina menyamakan kembali pada menit ke-88. Kedua gol tersebut memastikan hasil akhir 3-3, memberi satu poin kepada masing-masing tim.

Klasemen Setelah Laga

Dengan hasil ini, PSM Makassar naik ke peringkat ke-13 dengan total 24 poin, masih berada di zona menengah dan enam angka di atas PSBS Biak (peringkat ke-16) yang berada di ambang degradasi. Sementara itu, Malut United tetap berada di peringkat ke-4 dengan 45 poin, meski gagal menambah jarak dari pesaing terdekat di papan atas.

  • Persib Bandung: 58 poin (posisi 1)
  • Persija Jakarta: 55 poin (posisi 2)
  • Borneo FC: 53 poin (posisi 3)

Ketiga tim tersebut tetap berada di zona aman, jauh dari bahaya turun, berkat selisih poin yang cukup besar dibanding tim-tim di zona relegasi.

Dampak pada Zona Degradasi

Zona degradasi kini menjadi semakin panas. PSBS Biak berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, hanya enam poin di atas Malut United yang kini berada di peringkat ke-4. Juku Eja (PSM) mencatat jarak enam angka dari batas zona, memberikan ruang manuver bagi tim-tim yang berjuang menghindari turun ke Liga 2.

Dengan 13 pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga. Tim-tim yang berada di peringkat 14‑16 harus meningkatkan performa secara signifikan, sementara tim-tim di papan atas berusaha menutup jarak dengan Persib, Persija, dan Borneo FC.

Catatan Teknikal dan Kritik

Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan pentingnya mengumpulkan poin untuk menghindari zona turun bebas. Ia menambahkan, “Kami tidak ingin PSM terjun bebas ke Liga 2, jadi itulah motivasi utama kami untuk mendapatkan poin.” Di sisi lain, asisten pelatih Malut United, Ricardo Salampessy, mengakui adanya celah di lini pertahanan timnya. “Kami terlalu mudah kebobolan, dan itu akan menjadi catatan kami untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola Malut United sebesar 71 %, dengan 13 tembakan (8 tepat sasaran). PSM Makassar menguasai 29 % bola, melakukan 9 tembakan (3 tepat sasaran). Meskipun menguasai bola, Malut United gagal memaksimalkan peluang, sementara PSM menunjukkan efisiensi tinggi dalam serangan balik.

Para analis menilai bahwa pertahanan Malut United menjadi titik lemah utama, terutama dalam mengatasi serangan cepat PSM pada menit-menit akhir. Di sisi lain, PSM perlu memperbaiki konsistensi pertahanan di babak pertama, mengingat gol bunuh diri menjadi penyebab mereka tertinggal.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa ketatnya persaingan di Super League 2025/2026. Poin yang diraih oleh Malut United dan PSM Makassar dapat menjadi batu loncatan bagi masing-masing tim dalam memperebutkan posisi papan atas atau menghindari zona degradasi, sementara tiga raksasa Indonesia—Persib, Persija, dan Borneo FC—tetap memegang kendali di puncak klasemen.

Ke depan, semua mata akan tertuju pada pekan selanjutnya, di mana setiap tim harus menyiapkan strategi matang untuk mempertahankan atau meningkatkan posisi mereka dalam kompetisi yang semakin kompetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *