Project Seru Penuh Kejutan

Drama Latihan di JIS: Manajer Borneo Marah, Persija Klarifikasi, dan Borneo Jadi Tim Pertama Latihan Resmi di Stadion!

March 4, 2026 • 0 Views
Drama Latihan di JIS: Manajer Borneo Marah, Persija Klarifikasi, dan Borneo Jadi Tim Pertama Latihan Resmi di Stadion!
Drama Latihan di JIS: Manajer Borneo Marah, Persija Klarifikasi, dan Borneo Jadi Tim Pertama Latihan Resmi di Stadion!

PSPK – 04 Maret 2026 | Jumat, 2 Maret 2026 – Menjelang laga pekan ke‑24 Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta dan Borneo FC Samarinda, ketegangan tak hanya terjadi di atas lapangan. Sebuah insiden di Jakarta International Stadium (JIS) memicu perdebatan soal kebijakan penggunaan lapangan utama untuk official training (OT). Manajer Borneo, Dandri Dauri, mengaku menerima pemberitahuan larangan lima menit sebelum sesi latihan dimulai, sementara Persija berusaha menjelaskan prosedur teknis yang telah diatur sejak H‑5.

Latar Belakang Polemik

Jadwal resmi pertandingan ditetapkan pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 20.30 WIB. Pada hari sebelumnya, Borneo FC dijadwalkan melakukan OT di lapangan pendukung JIS. Namun, ketika rombongan tiba, panitia pelaksana (Panpel) Persija menolak akses ke lapangan utama. Video protes Dandri Dauri yang kemudian viral di media sosial menambah panasnya situasi.

Reaksi Manajemen Persija

  • Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menegaskan tidak ada niat diskriminasi terhadap tim manapun. Ia menyatakan bahwa setiap tim tamu biasanya diminta menggunakan lapangan pendukung untuk melindungi kualitas rumput utama.
  • Persija mengakui ada keterlambatan dalam pengiriman surat resmi mengenai lokasi OT, namun menegaskan bahwa koordinasi teknis sudah dilakukan sejak H‑5 bersama Asisten Manajer Borneo, Farid.
  • LOC Persija mengirimkan Match Program pada H‑2 (1 Maret 2026) yang memuat agenda lengkap, termasuk lokasi, tanggal, dan waktu semua kegiatan resmi.
  • Manajemen menambahkan bahwa kebijakan penggunaan lapangan pendukung tidak bersifat khusus Borneo; tim‑tim seperti Persita, Malut United, Bali United, dan PSM juga menjalani OT di lapangan latih JIS.
  • Setelah pertimbangan teknis, Panpel akhirnya memberi lampu hijau kepada Borneo untuk berlatih di lapangan utama. Kondisi lapangan dinilai masih layak, bahkan lebih baik dibandingkan saat melawan PSM Makassar.

Respon Borneo FC

Pelatih Borneo, Fabio Lefundes, mengaku terkejut dengan pemberitahuan larangan masuk ke stadion utama. “Kami tiba di JIS dan langsung diberi tahu tidak boleh berlatih di dalam. Manajemen kami langsung komplain,” ujarnya. Dandri Dauri menambahkan bahwa timnya dipersulit karena pemberitahuan resmi baru diterima ketika hampir tiba di lokasi.

Setelah persetujuan diberikan, Borneo menjadi tim pertama yang dapat melakukan OT di lapangan utama JIS, menciptakan preseden bagi tim tamu di masa mendatang.

Dampak pada Pertandingan

Pertandingan berlangsung sengit. Persija membuka keunggulan lewat gol Gustavo Almeida pada menit ke‑46, namun Borneo menyamakan kedudukan lewat Juan Villa pada menit ke‑62. Persija kembali unggul lewat Fabio Calonego pada menit ke‑75, namun gol balasan Ikhsan Zikrak pada menit ke‑90+4 membuat hasil akhir 2‑2.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyesalkan kehilangan kontrol setelah mencetak gol pertama. “Setelah kami gol, tim tiba‑tiba tidak fokus,” katanya dalam konferensi pers pasca laga. Meski demikian, ia tetap memuji Fabio Calonego yang kembali menunjukkan kualitas luar biasa.

Insiden latihan juga menimbulkan diskusi luas di kalangan penggemar dan pundit tentang standar pelayanan bagi tim tamu serta pentingnya komunikasi yang tepat waktu. Beberapa analis menilai bahwa kebijakan menjaga kualitas rumput memang wajar, namun proses pemberitahuan harus lebih transparan untuk menghindari ketegangan yang tidak perlu.

Secara keseluruhan, meskipun terjadi kericuhan sebelum pertandingan, kedua tim tetap memperlihatkan sportivitas di lapangan. Persija dan Borneo FC kini harus menatap agenda berikutnya dengan pelajaran tentang pentingnya koordinasi teknis yang matang.

Kesimpulannya, polemik latihan di JIS menggarisbawahi perlunya prosedur komunikasi yang jelas antara panitia pelaksana, tuan rumah, dan tim tamu. Dengan mengatasi hambatan administratif, fokus utama dapat kembali pada kualitas permainan dan perkembangan sepak bola Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *