PSPK – 10 Maret 2026 | Di tengah duka mendalam atas kepergian sahabatnya, Vidi Aldiano, Deddy Corbuzier mengeluarkan pernyataan tegas lewat unggahan di Instagram. Ia meminta agar semua peramal berhenti mengklaim bahwa mereka telah memprediksi kematian Vidi, yang menurutnya hanya bertujuan meningkatkan popularitas.
Deddy menegaskan bahwa memanfaatkan momen berduka untuk kepentingan pribadi atau “panjat sosial” tidak dapat diterima. Ia mengingatkan bahwa keluarga dan kerabat Vidi masih bergulat dengan rasa kehilangan, sehingga segala bentuk konten yang menjadikan tragedi sebagai bahan ramalan sangat tidak etis.
Beberapa poin utama yang disorot oleh Deddy antara lain:
- Penolakan tegas terhadap pernyataan peramal yang mengaitkan kematian Vidi dengan ramalan sebelumnya.
- Peringatan agar tidak memanfaatkan duka sebagai konten viral.
- Ajakan kepada publik untuk menghormati privasi keluarga almarhum.
Reaksi warganet pun cepat menguatkan sikap Deddy. Banyak yang menilai bahwa mengubah kabar duka menjadi bahan konten ramalan melanggar norma etika dan menambah beban emosional bagi orang terdekat sang almarhum.
Setelah berita duka Vidi Aldiano tersebar, sejumlah peramal media sosial memposting video dan tulisan yang menghubungkan peristiwa tersebut dengan prediksi mereka. Hal ini menimbulkan kehebohan dan kritik keras, khususnya dari kalangan yang mengenal Vidi secara pribadi.
Deddy Corbuzier, yang dikenal aktif di platform digital, menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat menahan diri dari aksi sensasionalisme dan memberikan ruang berduka yang layak bagi keluarga Vidi.












