Project Seru Penuh Kejutan

Cek Penyebab dan Jenis Biang Keringat pada Bayi Biar Gak Panik Lagi

March 21, 2026 • 0 Views
Cek Penyebab dan Jenis Biang Keringat pada Bayi Biar Gak Panik Lagi
Cek Penyebab dan Jenis Biang Keringat pada Bayi Biar Gak Panik Lagi

PSPK – 21 Maret 2026 | Cuaca panas dan kelembapan tinggi dapat menyebabkan bayi mengalami biang keringat, kondisi yang membuat kulit terasa tidak nyaman karena keringat terperangkap di dalam pori-pori. Karena pori-pori bayi masih kecil, risiko terjadinya penyumbatan lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.

Penyebab umum biang keringat pada bayi

  • Cuaca yang panas dan lembap.
  • Pakaian terlalu tebal atau berlapis, bahkan saat cuaca dingin.
  • Demam atau peningkatan suhu tubuh.
  • Aktivitas fisik yang menyebabkan banyak berkeringat.

Tanda‑tanda yang perlu diwaspadai

Biang keringat biasanya muncul sebagai bintik‑bintik kecil atau lepuhan berisi cairan bening. Pada kulit terang, bintik dapat tampak kemerahan. Area yang paling sering terpengaruh meliputi:

  • Bagian belakang leher.
  • Bahu dan dada.
  • Area yang tertutup atau bergesekan dengan pakaian, termasuk area popok.
  • Kepala atau dahi, terutama bila sering memakai topi.
  • Kelupaan kulit seperti lipatan leher, ketiak, selangkangan, siku, dan belakang lutut.

Jenis‑jenis biang keringat

  1. Miliaria crystallina: Terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat di permukaan kulit. Ditandai dengan bintik‑bintik kecil berisi cairan bening yang mudah pecah.
  2. Miliaria rubra (prickly heat): Jenis paling umum. Penyumbatan berada lebih dalam, menimbulkan bintik merah, rasa gatal, dan sensasi terbakar. Biasanya muncul di leher, ketiak, dan selangkangan pada bayi baru lahir.
  3. Miliaria profunda: Lebih jarang, terjadi pada lapisan kulit yang lebih dalam. Menimbulkan benjolan berukuran lebih besar, keras, berwarna kulit, dan sering disertai rasa gatal intens. Biasanya muncul di lengan atau kaki saat bayi banyak berkeringat.

Langkah penanganan sederhana

  • Pastikan bayi memakai pakaian yang tipis, bernapas, dan terbuat dari bahan alami seperti katun.
  • Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas; gunakan kipas angin atau pendingin ruangan bila diperlukan.
  • Ganti popok dan pakaian secara teratur untuk menghindari kelembapan berlebih.
  • Mandikan bayi dengan air hangat, bukan panas, dan keringkan kulit dengan lembut.
  • Jika bintik terasa sangat gatal atau muncul demam, konsultasikan dengan dokter anak.

Dengan mengenali penyebab, tanda, dan jenis biang keringat, orang tua dapat mengambil langkah preventif yang tepat sehingga bayi tetap nyaman dan tidak perlu panik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *