Project Seru Penuh Kejutan
Nature  

BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 20 Maret 2026 di Jawa Timur

March 18, 2026 • 0 Views
BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 20 Maret 2026 di Jawa Timur
BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 20 Maret 2026 di Jawa Timur

PSPK – 18 Maret 2026 | BMKG kantor wilayah Juanda mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diproyeksikan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur antara 11 hingga 20 Maret 2026.

Fenomena ini diperkirakan dapat menimbulkan hujan deras, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es. Kondisi tersebut muncul bersamaan dengan transisi musim hujan ke musim kemarau di sebagian besar provinsi.

Berikut ini adalah daerah‑daerah yang tercakup dalam peringatan:

  • Kabupaten Bangkalan
  • Kabupaten Banyuwangi
  • Kabupaten Blitar
  • Kota Blitar
  • Kabupaten Bondowoso
  • Kabupaten Gresik
  • Kabupaten Kediri
  • Kota Kediri
  • Kota Malang
  • Kabupaten Lumajang
  • Kabupaten Madiun
  • Kabupaten Magetan
  • Kabupaten Malang
  • Kabupaten Mojokerto
  • Kabupaten Nganjuk
  • Kabupaten Ngawi
  • Kabupaten Pacitan
  • Kabupaten Ponorogo
  • Kabupaten Probolinggo
  • Kabupaten Sampang
  • Kabupaten Sidoarjo
  • Kabupaten Situbondo
  • Kabupaten Sumenep
  • Kabupaten Trenggalek
  • Kabupaten Tulungagung
  • Kabupaten Jember
  • Kabupaten Pasuruan
  • Kabupaten Bojonegoro
  • Kabupaten Jombang
  • Kota Batu
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Kabupaten Lamongan
  • Kabupaten Pamekasan
  • Kabupaten Tuban

Penyebab utama diperkirakan adalah gangguan atmosferik yang dikenal sebagai Madden‑Julian Oscillation (MJO) serta gelombang Kelvin yang melintasi wilayah tersebut. Suhu permukaan laut di perairan selatan Jawa Timur yang masih tinggi serta atmosfer lokal yang tidak stabil memperkuat pembentukan awan konvektif, sehingga meningkatkan kemungkinan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG Juanda menekankan agar masyarakat, pelaku usaha, dan instansi terkait tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat. Daerah dengan topografi curam, lereng gunung, atau tebing harus khususnya memperhatikan risiko banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

Untuk mengurangi dampak, disarankan melakukan persiapan evakuasi, memastikan saluran air tidak tersumbat, serta memantau informasi cuaca terbaru secara berkala hingga tanggal 20 Maret 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *