Project Seru Penuh Kejutan

Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek

March 30, 2026 • 0 Views
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek

PSPK – 30 Maret 2026 | Jasa Marga melaporkan bahwa selama periode arus balik Lebaran 2026, tepatnya antara 11-28 Maret 2026 (H-10 hingga H+7 Idulfitri), sebanyak 2.773.767 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek. Angka ini setara dengan 81,72 % dari proyeksi total 3,39 juta kendaraan untuk rentang 11-31 Maret 2026.

Empat gerbang tol utama yang berkontribusi pada total tersebut adalah GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Distribusi kendaraan berdasarkan arah asal adalah sebagai berikut:

Arah Jumlah Kendaraan Persentase
Timur (Trans Jawa & Bandung) 1.306.467 47,1 %
Barat (Merak) 815.036 29,4 %
Selatan (Puncak) 652.264 23,5 %

Dari arah Timur, GT Cikampek Utama mencatat 724.401 kendaraan, meningkat 45,4 % dibandingkan kondisi normal. GT Kalihurip Utama melayani 582.066 kendaraan, naik 2,9 %. Kedua jalur ini secara gabungan menunjukkan kenaikan 22,8 % dibandingkan lalu lintas normal.

Untuk arah Barat, GT Cikupa mencatat 815.036 kendaraan, sedikit lebih rendah 1,4 % dari kondisi normal. Sementara GT Ciawi di arah Selatan mencatat 652.264 kendaraan, naik 3,1 %.

Puncak arus balik harian terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan 256.000 kendaraan (naik 99,0 % dari normal). Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026 (H+7), volume mencapai 212.138 kendaraan, meningkat 46,7 % dari rata‑rata normal 144.601 kendaraan.

Jasa Marga memperkirakan bahwa pada Minggu, 29 Maret 2026, masih akan ada sekitar 249.000 kendaraan yang melintas melalui keempat gerbang utama, meningkat 42,2 % dibandingkan kondisi normal. Sekitar 91.000 kendaraan diproyeksikan lewat GT Cikampek Utama, naik signifikan 153,5 %.

Untuk menanggulangi lonjakan tersebut, Jasa Marga melakukan penguatan layanan di ruas‑ruas tol utama, mengoptimalkan operasional gerbang tol, menyiagakan armada layanan, serta melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional. Pengawasan real‑time dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan informasi disebarkan lewat aplikasi Travoy serta Radio Travoy FM.

Aspek keselamatan juga menjadi fokus. Pengemudi diimbau untuk tidak memaksakan diri ketika lelah, memanfaatkan rest area, dan mematuhi rambu serta arahan petugas, terutama pada jalur one‑way dan contraflow. Kesiapan kendaraan, kecukupan BBM, serta saldo uang elektronik juga menjadi poin penting sebelum berangkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *