PSPK – 31 Maret 2026 | AC Milan resmi memasukkan nama bek kiri asal Skotlandia, Andrew Robertson, ke dalam daftar incaran utama menjelang jendela transfer musim panas 2026. Klub asal San Siro menilai bahwa pengalaman dan kepemimpinan Robertson dapat mengisi kekosongan di sisi kiri pertahanan setelah kepergian Theo Hernandez dan performa kurang memuaskan dari beberapa pilihan cadangan. Dengan kontrak Liverpool yang akan berakhir pada akhir musim, Robertson berstatus bebas transfer, menjadikannya peluang langka bagi Milan untuk memperoleh pemain kelas dunia tanpa biaya transfer.
Latar Belakang dan Karier Robertson
Andrew Robertson, yang kini berusia 32 tahun, telah menghabiskan lebih dari satu dekade bersinar bersama Liverpool sejak bergabung pada 2017. Selama masa baktinya, ia membantu klub meraih tiga gelar Liga Premier, satu Liga Champions, serta dua Piala FA. Peranannya sebagai bek kiri tidak hanya terbatas pada tugas defensif; ia dikenal dengan assist yang produktif, overlapping runs yang energik, dan kemampuan menekan tinggi yang menjadi ciri khas Liverpool di era Jürgen Klopp.
Kebutuhan AC Milan di Sayap Kiri
Tim asuhan Massimiliano Allegri tengah merancang skuad yang dapat bersaing di Liga Champions serta kembali mengincar gelar Serie A. Setelah Theo Hernandez pindah ke klub lain, posisi bek kiri menjadi titik lemah yang harus segera diatasi. Pilihan sebelumnya seperti Pervis Estupiñán dan talenta muda Davide Bartesaghi belum dapat memberikan konsistensi yang diharapkan. Oleh karena itu, kehadiran Robertson yang memiliki pengalaman bermain di level tertinggi dianggap dapat memberikan stabilitas sekaligus meningkatkan kualitas serangan melalui umpan-umpan silang.
Pertimbangan Finansial dan Gaji
Meskipun status bebas transfer menghilangkan beban biaya akuisisi, gaji Robertson tetap menjadi faktor penentu. Saat ini, pemain berusia 32 tahun tersebut menerima sekitar €10 juta per tahun (sekitar Rp175 miliar bruto). Bagi Milan, yang tengah menyeimbangkan buku keuangan setelah beberapa investasi besar, penawaran kontrak yang wajar menjadi tantangan. Manajemen klub dikabarkan tengah menyiapkan tawaran gaji yang dapat menyesuaikan usia dan kondisi fisik Robertson, sekaligus memberikan insentif berbasis performa di kompetisi domestik dan Eropa.
Reaksi dan Prospek
Berita ini mendapat sambutan beragam dari kalangan penggemar dan analis. Di Milan, suporter menyambut baik kemungkinan kedatangan pemain berpengalaman, berharap ia dapat menjadi sosok panutan bagi generasi muda. Di sisi lain, Liverpool harus menyiapkan skenario pengganti, baik melalui promosi pemain akademi maupun pencarian di pasar transfer. Beberapa klub Eropa lainnya, termasuk tim-tim di Liga Inggris dan Ligue 1, juga dilaporkan menunjukkan minat, namun kebebasan kontrak memberi Milan keunggulan kompetitif dalam negosiasi.
Implikasi Jangka Panjang
Jika kesepakatan tercapai, kehadiran Robertson di Serie A dapat mengubah dinamika pertahanan AC Milan, memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi di sisi kiri. Selain itu, transfer gratis dengan gaji tinggi dapat menjadi preseden bagi klub-klub top lainnya dalam mengelola pemain veteran yang memasuki fase akhir karier. Bagi Liverpool, kehilangan salah satu bek paling konsisten dalam lima musim terakhir menandai akhir era, sekaligus membuka peluang bagi pemain muda seperti Trent Alexander-Arnold atau Nathaniel Phillips untuk mengisi kekosongan.
Secara keseluruhan, langkah AC Milan untuk mengejar Andrew Robertson mencerminkan ambisi klub kembali menjadi kekuatan utama di Eropa. Keputusan akhir akan bergantung pada keseimbangan antara kebutuhan taktik, batasan finansial, dan keinginan pribadi sang pemain untuk mengakhiri kariernya di liga yang kompetitif.












