PSPK – 29 Maret 2026 | JAKARTA – Menghadapi prediksi lonjakan arus balik pemudik pada hari ini, Korlantas Polri menyiapkan skenario One Way Nasional tahap tiga yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB. Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan keputusan tersebut pada briefing pagi Sabtu, 28 Maret 2026, setelah melakukan evaluasi real‑time terhadap volume kendaraan yang memasuki Jakarta.
Latar Belakang Situasi Arus Balik
Data sementara menunjukkan bahwa sekitar 78 persen pemudik sudah berhasil kembali ke Jakarta, sementara sisanya – sekitar 22 persen – masih berada di jalur perjalanan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Solo Raya, hingga Yogyakarta. Pihak kepolisian memantau pergerakan kendaraan secara intensif lewat command center di KM 29 Tol Jakarta‑Cikampek, Cikarang Utara.
Sejak Jumat, 27 Maret 2026, Korlantas telah memberlakukan One Way lokal tahap dua (KM 263‑70 Tol Pejagan‑Cikampek) dan kontraflow di ruas KM 70‑55 Tol Cikampek. Kebijakan ini berhasil menahan kepadatan lalu lintas, namun antisipasi lonjakan kendaraan pada malam dan akhir pekan tetap menjadi prioritas.
Rencana One Way Nasional Tahap Tiga
Irjen Agus menjelaskan bahwa skema One Way Nasional tahap tiga akan mencakup ruas Tol Trans Jawa dari KM 390 wilayah Kendal hingga KM 70 Tol Cikatama. “Kami menyiapkan skenario presisi yang dapat diaktifkan mulai pukul 08.00 WIB, setelah evaluasi pagi menunjukkan tren peningkatan volume kendaraan,” ujarnya.
Jika arus kendaraan tetap terkendali, kebijakan ini dapat tetap bersifat “presisi”, artinya hanya sebagian ruas yang diberlakukan secara satu arah. Namun, apabila terjadi “bangkitan” signifikan, Korlantas siap memperluas penerapan ke One Way Nasional tahap dua, yaitu dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek Utama.
Waktu Penerapan dan Mekanisme
- Pukul 08.00 WIB: Aktivasi resmi One Way Nasional tahap tiga pada ruas yang ditetapkan.
- 08.30‑09.30 WIB: Koordinasi dengan petugas lapangan, operator tol, dan satpam untuk menandai jalur satu arah.
- 09.30‑10.00 WIB: Pengumuman kepada publik lewat media resmi Korlantas, stasiun radio, serta papan informasi digital di gerbang tol.
- Setelah 12.00 WIB: Evaluasi lanjutan; bila volume kendaraan menurun, kebijakan dapat disesuaikan atau diturunkan kembali ke tahap dua.
Reaksi Pemudik dan Pengusaha Logistik
Pengusaha logistik yang mengoperasikan truk sumbu tiga diminta untuk menunda perjalanan hingga kebijakan One Way Nasional aktif, guna memberi prioritas pada pemudik penumpang. “Kami mengimbau agar pengusaha logistik menahan truk sumbu tiga agar tidak menambah beban lalu lintas pada jam sibuk,” kata Irjen Agus.
Kelompok pemudik menyambut baik langkah tersebut, mengingat keamanan dan kelancaran perjalanan menjadi faktor utama dalam musim mudik Lebaran kali ini.
Kesimpulan
Dengan keputusan yang diambil pada pagi hari Sabtu, 28 Maret 2026, One Way Nasional tahap tiga dipastikan akan mulai beroperasi pukul 08.00 WIB. Kebijakan ini merupakan upaya preventif Korlantas Polri untuk mengelola arus balik secara terstruktur, meminimalisir kemacetan, dan memastikan keselamatan pemudik di jalur Tol Trans Jawa. Pihak kepolisian tetap memantau situasi secara real‑time dan siap menyesuaikan skenario bila diperlukan, termasuk kemungkinan penerapan One Way Nasional tahap dua jika volume kendaraan meningkat drastis.












