PSPK – 03 Maret 2026 | Hari ini, Senin 2 Maret 2026, umat Muslim di seluruh Indonesia tengah menantikan kedatangan Idul Fitri 1447 H. Pertanyaan paling umum yang muncul di media sosial dan grup keluarga adalah, berapa hari lagi lebaran? Jawaban ternyata tidak seragam karena terdapat tiga penetapan resmi: Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan pemerintah melalui Kementerian Agama.
Penetapan Tanggal Lebaran oleh Muhammadiyah
Menurut Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 02/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Metode yang dipakai adalah hisab hakiki kontemporer KHGT, yang mengandalkan Parameter Kalender Global (PKG) dengan kriteria tinggi Bulan ≥ 5º dan elongasi Bulan ≥ 8°. Dengan menghitung mundur dari 2 Maret, tersisa 17 hari hingga lebaran versi Muhammadiyah.
Penetapan oleh Pemerintah (Kemenag)
Kementerian Agama melalui Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 memperkirakan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sidang isbat resmi dijadwalkan pada 19 Maret 2026, namun prediksi ini sudah cukup untuk perencanaan publik. Dari 2 Maret, hitungan mundur menunjukkan 18 hari lagi.
Prediksi NU
NU belum mengeluarkan penetapan resmi, namun Almanak NU memperkirakan Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026, selaras dengan prediksi pemerintah. Oleh karena itu, hitungan hari yang sama, yakni 18 hari, berlaku untuk perkiraan NU.
Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Libur Sekolah
Keputusan bersama tiga Menteri (SKB) menetapkan rangkaian libur panjang yang mencakup:
- Cuti bersama: Jumat 20 Maret, Senin 23 Maret, dan Selasa 24 Maret 2026.
- Libur nasional: Sabtu 21 Maret dan Minggu 22 Maret 2026.
- Hari suci Nyepi: Kamis 19 Maret 2026, dengan cuti bersama tambahan pada Rabu 18 Maret 2026.
Jika digabung, total hari libur dan cuti bersama mencapai tujuh hari berturut‑turut mulai Rabu 18 Maret hingga Selasa 24 Maret 2026.
Untuk siswa, SEB 3 Menteri menetapkan libur sekolah dari 16 hingga 27 Maret 2026, dengan kembali masuk pada 30 Maret 2026. Dengan akhir pekan, total libur sekolah dapat mencapai 14 hari.
Dampak Kesehatan Menjelang dan Pasca Lebaran
Dr. Gia Pratama Putra, Kepala IGD RS Prikasih, mengamati penurunan kasus gawat darurat selama Ramadan, namun terjadi lonjakan setelah Lebaran. Pola makan yang berubah drastis—konsumsi kue, makanan manis, dan garam berlebih—menyebabkan tekanan darah dan gula darah naik kembali. Hal ini menegaskan pentingnya persiapan kesehatan menjelang hari raya, terutama bagi penderita hipertensi dan diabetes.
Ringkasan Hitung Mundur
| Instansi | Tanggal Idul Fitri | Hari yang tersisa (dari 2 Mar 2026) |
|---|---|---|
| Muhammadiyah | 20 Mar 2026 (Jumat) | 17 hari |
| Pemerintah (Kemenag) | 21 Mar 2026 (Sabtu) | 18 hari |
| NU (Almanak) | 21 Mar 2026 (Sabtu) | 18 hari |
Dengan informasi ini, masyarakat dapat merencanakan mudik, cuti kerja, serta persiapan kesehatan secara lebih matang.
Lebaran 2026 tidak hanya menjadi momen religius, tetapi juga kesempatan untuk menikmati libur panjang, beristirahat, dan menjaga kebugaran. Semoga perhitungan hari yang tersisa ini membantu semua pihak menyiapkan diri menyambut hari kemenangan dengan sukacita dan kesehatan yang optimal.












