PSPK – 11 Maret 2026 | Surabaya, 10 Maret 2026 – Sebuah mobil Honda HR-V berplat nomor L 1442 BBR terguling dan terbalik setelah menabrak pembatas jalan di Jalan Darmokali, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo. Kecelakaan tunggal ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB dan diduga kuat dipicu oleh kondisi mengantuk sang pengemudi.
Menurut keterangan Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, M. Rokhim, tim rescue menerima laporan kecelakaan pada pukul 08.30 WIB. Sebuah unit dari Pos Pasarturi langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 08.36 WIB. Tim segera melakukan koordinasi dan memulai proses evakuasi kendaraan yang terbalik.
Rincian Kronologis
Pengemudi mobil, seorang pemuda berusia 25 tahun bernama Dhemas Arya Praditya, warga Royal Residence Surabaya, melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan tinggi. Saat mendekati lampu merah di persimpangan Jalan Darmokali, mobil tiba-tiba oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan, dan terbang hingga berbalik posisi. Pada saat yang sama, seorang pengendara motor berjenis PCX bernama Adit Aliansyah (30) yang berada tepat di belakang mobil tersebut menjadi korban tertimpa.
- Waktu kejadian: 08.30 WIB
- Lokasi: Jalan Darmokali, Kelurahan Darmo, Wonokromo, Surabaya
- Kendaraan terlibat: Honda HR-V (L 1442 BBR) dan motor PCX
- Penyebab utama: Dugaan mengantuknya pengemudi
Setelah mobil terbalik, bagian belakang kendaraan menimpa motor Adit, merusak bodi motor dan menyebabkan luka pada kepala serta tangan kiri sang pengendara motor. Sementara pengemudi HR-V selamat dari kecelakaan namun mengalami luka robek pada bagian atas kepala.
Respons Tim Penyelamatan
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya bersama BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub), Tim Giat Cepat (TGC), serta Polsek Wonokromo melakukan penanganan secara terpadu. Karena posisi mobil yang melintang menutupi badan jalan, DPKP mengerahkan unit crane penyelamat untuk menstabilkan kendaraan.
Proses evakuasi mobil yang terbalik memakan waktu sekitar satu jam. Setelah mobil berhasil diposisikan kembali, derek towing milik Dishub digunakan untuk memindahkan HR-V ke tepi jalan. Seluruh korban langsung ditangani oleh tim medis di lokasi, kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lanjutan.
Pernyataan Pihak Berwenang
“Pengemudi mobil dalam kondisi sadar meski mengalami luka robek di kepala bagian atas. Sementara pengendara motor yang terimbas mengalami luka di kepala dan tangan kiri dan sudah mendapatkan penanganan dari tim medis,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran, M. Rokhim.
Polsek Wonokromo membuka penyelidikan lebih lanjut mengenai faktor kelelahan atau mengantuk yang menjadi pemicu utama. Sementara itu, Dinas Perhubungan Surabaya menegaskan pentingnya kesadaran pengemudi untuk tidak mengemudi dalam kondisi lelah, terutama pada jam-jam pagi ketika risiko mengantuk meningkat.
Rekomendasi untuk Pengemudi
Berbagai pihak mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum mengemudi. Beberapa rekomendasi yang disampaikan antara lain:
- Istirahat yang cukup minimal 7-8 jam sebelum mengemudi jarak jauh.
- Jika terasa mengantuk, segera berhenti di tempat aman dan beristirahat.
- Hindari mengemudi setelah mengonsumsi alkohol atau obat yang dapat menurunkan kewaspadaan.
- Gunakan fitur bantuan pengemudi seperti peringatan kelelahan bila tersedia.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara di wilayah Surabaya, khususnya pada jalur-jalur utama yang padat lalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya mengantuk, diharapkan angka kecelakaan serupa dapat diminimalisir.












