PSPK – 09 Maret 2026 | Jumat, 6 Maret 2024, sebuah kapal tunda bermerek Musaffah 2 yang berlayar di Selat Hormuz mengalami ledakan hebat, terbakar, dan akhirnya tenggelam. Insiden ini terjadi saat kapal tersebut mencoba memberikan bantuan kepada sebuah kapal kontainer berbendera Malta yang mengalami kesulitan di perairan yang sama.
- Jumlah awak: 7 orang
- Negara asal: Indonesia (3), India (2), Filipina (2)
- Korban hilang: 3 warga Indonesia
Pihak keamanan maritim Vanguard melaporkan bahwa Musaffah 2 dihantam oleh dua rudal pada Rabu, dua hari sebelum kapal itu tenggelam. Ledakan tersebut menyebabkan kebakaran yang tak dapat dipadamkan, memaksa kru untuk meninggalkan kapal. Salah satu warga Indonesia yang selamat kini dirawat di rumah sakit di kota Khasab, Oman, dengan luka bakar ringan.
Insiden ini menambah daftar serangan yang meningkat di Selat Hormuz sejak konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran dimulai pada 28 Februari 2024. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pencarian terhadap tiga awak kapal yang hilang sedang dilakukan oleh otoritas setempat, dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab dan pelaku serangan akan terus dilanjutkan.












