Project Seru Penuh Kejutan

Kolaborasi Strategis: FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI

May 30, 2026 • 0 Views
Kolaborasi Strategis: FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI
Kolaborasi Strategis: FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI

PSPK – 30 Mei 2026 | FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI menjadi sorotan utama dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian Kesehatan RI pada Rabu (27/05). Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE, turut mewakili Fakultas serta menjabat sebagai Wakil Ketua Kelompok Studi Morbus Hansen Indonesia (KSMHI) dan Bidang Kerja Sama PERDOSKI Cabang Surakarta.

Agenda Diskusi dan Dukungan Pemerintah

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia II, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P. Dalam rapat, Wamenkes menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach (LEPRIMA 2026) yang akan dilaksanakan di Bogor pada 30-31 Mei 2026. Pernyataan kesediaan beliau untuk membuka dan hadir pada acara tersebut menambah optimisme bagi para pemangku kepentingan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Target Zero Leprosy

Diskusi berfokus pada penguatan kolaborasi lintas sektor, khususnya antara institusi akademik, pemerintah, dan organisasi non‑pemerintah. Ditekankan pentingnya penyelarasan program kerja KSMHI dengan kebijakan strategis Kementerian Kesehatan guna mencapai target Zero Leprosy di Indonesia. FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI menyoroti peran aktif KSMHI dalam program nasional, termasuk partisipasi dalam studi klinis multicentre rapid diagnostic test yang diinisiasi oleh Universitas Andalas.

Komitmen Fakultas Kedokteran UMS

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Fakultas Kedokteran UMS menegaskan komitmen dalam tiga pilar utama: pendidikan kedokteran yang responsif, pelayanan kesehatan yang berbasis bukti, serta kolaborasi akademik yang mendukung pembangunan kesehatan berkelanjutan. “Partisipasi kami dalam agenda nasional ini mencerminkan tekad untuk memperkuat kontribusi dalam penanggulangan isu kesehatan prioritas,” ujar Dr. Flora dalam sambutannya.

Langkah Konkret Kedepan

  • Pengembangan modul pembelajaran tentang kusta untuk mahasiswa kedokteran.
  • Pelaksanaan pelatihan diagnostik cepat bagi tenaga kesehatan di wilayah rawan.
  • Kolaborasi penelitian dengan universitas lain dalam rangka validasi rapid diagnostic test.
  • Penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis data lapangan untuk Kementerian Kesehatan.

Harapan dan Penutup

Dengan dukungan politik dan akademik yang kuat, diharapkan percepatan eliminasi kusta dapat terwujud dalam jangka menengah. FK UMS Bahas Percepatan Eliminasi Kusta Bersama Wamenkes RI menegaskan kembali pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas kesehatan untuk mewujudkan Indonesia bebas kusta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *