PSPK – 23 April 2026 | Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah menyiapkan sekitar sembilan dokter spesialis untuk melayani jemaah haji Indonesia. Tim medis ini terdiri dari spesialis jantung, penyakit dalam, paru, jiwa, anestesi, dan saraf, yang siap menangani berbagai kondisi kesehatan selama pelaksanaan ibadah.
Tim Dokter Spesialis
- Spesialis Jantung
- Spesialis Penyakit Dalam
- Spesialis Paru
- Spesialis Jiwa
- Spesialis Anestesi
- Spesialis Saraf
Prosedur Triase di KKHI
Setiap jemaah yang memerlukan pertolongan medis akan melewati proses triase yang dibagi menjadi tiga kategori warna:
- Hijau: Kondisi ringan seperti pilek atau sakit kepala. Jemaah dapat dirujuk ke sektor atau kloter masing‑masing.
- Kuning: Kondisi yang tidak membaik setelah perawatan di sektor. Jemaah kemudian dirujuk ke KKHI untuk penanganan lebih lanjut.
- Merah: Kondisi darurat yang memerlukan perawatan intensif. Pasien langsung dikirim ke Rumah Sakit Arab Saudi.
Jika setelah dirujuk ke KKHI kondisi masih tidak membaik dalam batas waktu yang ditentukan, pasien akan dipindahkan ke rumah sakit di Arab Saudi.
Masalah Kesehatan Umum yang Sering Ditemui
Petugas kesehatan sering menghadapi kasus penyakit pernapasan, terutama infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang dapat berkembang menjadi pneumonia bila tidak ditangani tepat waktu. Selain itu, kasus kaki melepuh juga cukup umum, biasanya terjadi karena jemaah melepas sandal saat berada di masjid dan kemudian berjalan tanpa alas kaki.












