PSPK – 06 Maret 2026 | Shopee Indonesia memperluas akses ekonomi digital bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui program pelatihan “Emak‑Emak Matic” dan “Gen Matic”. Selama tahun 2025, lebih dari 2.500 ibu rumah tangga dan generasi muda dari delapan kota—Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang—telah mengikuti rangkaian pelatihan yang mencakup cara berjualan di Shopee, menjadi merchant ShopeeFood, serta menjadi kreator di Shopee Affiliate.
Pelatihan dirancang praktis sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan strategi bisnis digital. Hasilnya, rata‑rata penjualan di platform Shopee meningkat hingga tiga kali lipat, pesanan merchant ShopeeFood naik sekitar 1,8 kali, dan komisi afiliator melonjak hingga delapan kali lipat.
Berikut rangkuman pencapaian utama:
| Indikator | Peningkatan |
|---|---|
| Penjualan di Shopee | +300 % |
| Pesanan ShopeeFood | +180 % |
| Komisi Affiliate | +800 % |
Acara penutupan “Laporan Capaian Emak‑Emak Matic dan Gen Matic” digelar di Kampus UMKM Shopee Jakarta, sekaligus menjadi ajang penghargaan bagi peserta dengan performa terbaik di masing‑masing kategori.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret memperluas peluang ekonomi digital yang inklusif. Ia menekankan pentingnya memperluas program melalui inisiatif EKRAF Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya untuk membantu UMKM dan masyarakat yang terdampak bencana.
Balques Manisang, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, menyampaikan kepuasan atas antusiasme peserta dan menegaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada aplikasi praktis agar peserta dapat segera memulai atau mengembangkan usaha di ekosistem Shopee.












