PSPK – 10 April 2026 | Jumat, 10 April 2026, Nonthaburi Hall, Thailand menjadi saksi duel sengit antara Tim Nasional Futsal Indonesia dan Vietnam dalam semifinal Piala AFF Futsal 2026. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB ini tidak hanya menentukan siapa yang melaju ke final, tetapi juga memperlihatkan persaingan ketat di peringkat FIFA antara dua negara di zona Asia Tenggara.
Jadwal dan Cara Menonton
Pertandingan dapat diakses secara simultan melalui tiga platform utama: Vision+, RCTI+, dan saluran televisi gratis MNCTV. Bagi pemirsa yang memiliki langganan Vision+ atau RCTI+, akses dapat dilakukan lewat aplikasi seluler atau desktop dengan masuk ke akun masing-masing, memilih menu “Live” kemudian mencari pertandingan “Indonesia vs Vietnam”. Penonton yang mengandalkan siaran televisi dapat menyaksikan secara gratis di MNCTV pada kanal 24, dengan kualitas standar definisi.
- Vision+: Streaming berbayar, memerlukan paket berlangganan.
- RCTI+: Streaming berbayar, dapat diakses via aplikasi RCTI+.
- MNCTV: Siaran gratis melalui televisi analog maupun digital.
Performa Timnas Indonesia di Fase Grup
Garuda melaju ke semifinal dengan catatan sempurna, menguasai Grup B dengan tiga kemenangan mutlak. Kemenangan paling dramatis diraih pada laga ketiga melawan Australia dengan skor 3-2, memperlihatkan ketangguhan mental tim di bawah asuhan pelatih asal Spanyol, Hector Souto. Semua gol tim Indonesia pada fase grup dicetak oleh pemain muda yang menunjukkan kualitas teknik tinggi, menandakan regenerasi skuad yang sedang berlangsung.
Formasi dan Daftar Pemain Timnas Indonesia
Berikut susunan pemain yang diumumkan menjelang pertandingan semifinal:
- Penjaga Gawang: Angga Ariansyah, Muhammad Albagir
- Pivot: Kris Daniel Yeimo
- Anchor: Pieter Everardus Masriat
- Flank-Anchor: Dewa Rizki Amanda
- Flank-Pivot: Andres Dwi Persada, Muhammad Sanjaya
- Flank: Yogi Saputra, Guntur Sulistyo Ariwibowo, Imam Anshori, Muhammad Rizky Fauzan, Adityas Priambudi, Andarias Kareth
Pelatih Hector Souta menekankan pentingnya keseimbangan antara serangan cepat dan pertahanan solid, terutama menghadapi skuad Vietnam yang masih mempertahankan formasi inti sejak Piala Asia Futsal 2026.
Analisis Taktik Pelatih Hector Souto
Souto mengakui bahwa Vietnam menurunkan skuad yang relatif stabil, dipimpin oleh pelatih Diego Giustozzi yang sudah berpengalaman bersama tim Vietnam sejak Agustus 2022. “Mereka sangat siap dan hampir tidak mengubah susunan pemain. Kami harus fokus pada kecepatan transisi dan menekan mereka pada fase pertahanan,” ujar Souto dalam wawancara dengan Antara.
Selain taktik, pelatih menyoroti isu kekasaran dalam pertandingan sebelumnya, terutama pada laga Thailand vs Vietnam. Souto menekankan perlunya wasit memberikan perlindungan yang cukup kepada pemain agar pertandingan tidak berubah menjadi permainan fisik berlebihan. “Jika permainan terlalu keras, itu tidak lagi futsal melainkan rugby,” tegasnya.
Peringkat FIFA dan Rivalitas Historis
Menurut klasemen FIFA Futsal per April 2026, Vietnam menempati peringkat ke-20 dunia, sementara Indonesia berada di posisi ke-24. Rivalitas kedua tim semakin tajam mengingat pertemuan terakhir pada final AFF Futsal 2024, di mana Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 berkat gol dari Muhammad Syaifullah dan Rizki Xavier.
Prediksi dan Harapan
Para pengamat memprediksi laga ini akan berlangsung ketat, mengingat kedua tim memiliki kualitas serangan yang seimbang. Jika Indonesia dapat memanfaatkan kecepatan sayap dan ketajaman pivot, peluang melaju ke final akan semakin besar. Di sisi lain, Vietnam diharapkan mengandalkan pengalaman kolektif dan ketangguhan fisik yang telah terbukti pada turnamen sebelumnya.
Apapun hasilnya, semifinal ini akan menjadi penentu siapa yang akan melanjutkan perjuangan menuju gelar juara AFF Futsal 2026 pada Minggu, 12 April 2026, saat pemenang Indonesia-Vietnam akan berhadapan dengan pemenang laga Thailand vs Australia.
Dengan dukungan penonton yang dapat menyaksikan secara langsung melalui Vision+, RCTI+ atau MNCTV, pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga moment penting untuk memperkuat eksposur futsal di Indonesia. Semoga Timnas Garuda dapat menampilkan permainan yang menghibur dan menginspirasi generasi muda futsal tanah air.












