PSPK – 05 Maret 2026 | Real Sociedad berhasil menutup babak semifinal Copa del Rey 2025/2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Bilbao pada leg kedua yang berlangsung di Estadio Municipal de Anoeta, Kamis 5 Maret 2026. Gol penentu datang dari titik putih pada menit ke-87, ketika kapten tim asuhan Pellegrino Matarazzo, Mikel Oyarzabal, mengeksekusi penalti dengan tenang. Hasil ini mengamankan tiket final bagi Sociedad dengan agregat 2-0, menjanjikan laga penentuan juara melawan Atletico Madrid pada April mendatang.
Rangkuman Kronologis Pertandingan
Babak pertama dimulai dengan serangan agresif dari Athletic Club. Pada menit ketiga, Alex Berenguer melancarkan sundulan setelah menerima umpan silang dari Inaki Williams, namun bola melenceng dari gawang. Athletic sempat menguasai alur permainan dalam lima menit pertama, tetapi Real Sociedad perlahan mengambil alih kontrol.
Pada menit ke-14, Carlos Soler mengeksekusi tendangan bebas yang mengarah ke sudut atas gawang, tetapi berhasil dibendung kiper Alex Padilla. Seiring berjalannya babak pertama, Gonçalo Guedes dan rekan-rekannya terus menembus pertahanan Athletic, namun belum berhasil mencetak. Kesempatan emas muncul pada menit ke-38 ketika Guedes mengirim umpan lurus ke depan, tetapi Soler gagal menyentuh bola. Ander Barrenetxea juga terjatuh saat berusaha menuntaskan bola ke gawang kosong.
Babak pertama berakhir dengan skor 0-0, sementara Sociedad masih memimpin agregat 1-0 berkat kemenangan 1-0 di leg pertama lewat gol Beñat Turrientes.
Dominasi di Babak Kedua
Di babak kedua, Real Sociedad menampilkan permainan yang lebih mendominasi. Tim asuhan Matarazzo mengandalkan serangan sayap dan situasi bola mati untuk menekan lawan. Athletic Club berusaha membalas lewat pergerakan Inaki Williams, tetapi kiper Unai Marrero tampil impresif, terutama pada menit-menit akhir ketika ia menepis tembakan keras Mikel Vesga dari tendangan sudut.
Ketegangan memuncak pada menit ke-86 ketika wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR atas pelanggaran di dalam kotak penalti. Oyarzabal mengambil alih dan menaklukkan gawang Padilla dengan tembakan kaki kiri ke sudut kiri bawah, memberikan Sociedad keunggulan 1-0. Usaha terakhir Athletic Club di injury time tidak membuahkan hasil, bahkan Orri Oskarsson hampir menambah gol Sociedad namun sundulannya memantul pada mistar gawang.
Statistik Pertandingan
| Statistik | Real Sociedad | Athletic Club |
|---|---|---|
| Tembakan | 14 | 11 |
| Tembakan tepat sasaran | 4 | 2 |
| Penguasaan bola (%) | 49 | 51 |
| Operan | 296 | 309 |
| Akurasi operan (%) | 78 | 79 |
| Pelanggaran | 14 | 16 |
| Kartu kuning | 2 | 5 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Offside | 1 | 3 |
| Tendangan sudut | 11 | 8 |
Formasi dan Susunan Pemain
Real Sociedad menurunkan formasi 4-2-3-1: Unai Marrero; Sergio Gomez, Igor Zubeldia, Jon Martín, Jon Aramburu; Benat Turrientes, Jon Gorrotxategi; Ander Barrenetxea, Carlos Soler, Gonçalo Guedes; Mikel Oyarzabal. Sementara Athletic Club menampilkan formasi serupa: Alex Padilla; Yuri Berchiche, Aymeric Laporte, Aitor Paredes, Dani Vivian; Mikel Jauregizar, Alejandro Rego; Alex Berenguer, Oihan Sancet, Inaki Williams; Gorka Guruzeta.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Real Sociedad dalam kompetisi domestik, menambah catatan mereka sebagai tim kedua terbanyak juara Copa del Rey dengan 24 gelar, terakhir diraih pada 2024. Di sisi lain, Athletic Bilbao harus kembali menata strategi setelah kegagalan menembus final, meski mereka menunjukkan potensi serangan melalui pemain sayap seperti Inaki Williams.
Dengan final yang akan digelar pada 18 April 2026 di Estadio La Cartuja, Sevilla, Real Sociedad kini menatap peluang menambah trofi bergengsi. Pertarungan melawan Atletico Madrid diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat Atletico telah menyingkirkan Barcelona dengan agregat 4-3. Namun, semangat juara yang terlihat pada leg semifinal ini memberi keyakinan bahwa Sociedad dapat bersaing hingga peluit akhir.
Secara keseluruhan, semifinal ini memperlihatkan kualitas taktik, kedisiplinan defensif, dan keberanian mengambil keputusan di momen krusial. Penalti Oyarzabal menjadi bukti bahwa pengalaman dan ketenangan seorang kapten dapat mengubah arah sebuah pertandingan, sekaligus menegaskan Real Sociedad sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengangkat trofi Copa del Rey 2026.












