PSPK – 05 Maret 2026 | Kementerian Perhubungan menutup sementara layanan penyeberangan darat dan laut yang menghubungkan Bali dengan wilayah lain selama perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Penutupan ini bertujuan menghormati ibadah umat Hindu serta memastikan ketertiban, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa keputusan penutupan berlaku pada beberapa lintasan utama dan disusun dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dengan nomor‑nomor KP‑DRJD 854/2026, HK.201/1/21DJPL/2026, 20/KPTS/Db/2026, serta Kep/43/II/2026 tanggal 5 Februari 2026. Kebijakan ini juga mempertimbangkan kedekatan antara Nyepi dan masa mudik Lebaran, sehingga operasional penyeberangan dapat tetap terkontrol.
Berikut adalah pelabuhan yang terdampak beserta jadwal penutupan:
| Pelabuhan | Waktu Penutupan |
|---|---|
| Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) | Rabu, 18 Maret 2026 17:00 – Jumat, 20 Maret 2026 06:00 (waktu setempat) |
| Pelabuhan Gilimanuk (Bali) | Kamis, 19 Maret 2026 05:00 – Jumat, 20 Maret 2026 06:00 (waktu setempat) |
| Pelabuhan Lembar (Lombok) | Rabu, 18 Maret 2026 21:00 – Jumat, 20 Maret 2026 01:30 (waktu setempat) |
| Pelabuhan Padang Bai (Bali) | Kamis, 19 Maret 2026 04:00 – Jumat, 20 Maret 2026 11:30 (waktu setempat) |
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan ke atau dari Bali disarankan menyesuaikan jadwal keberangkatan agar tidak terjebak dalam penutupan operasional. Alternatif transportasi seperti penerbangan atau layanan bus khusus yang disiapkan pemerintah dapat dipertimbangkan.
Penutupan layanan penyeberangan akan dicabut setelah jam 06.00 pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga perjalanan normal dapat dilanjutkan kembali.












