PSPK – 05 Maret 2026 | JAKARTA – Setelah proses pendataan dan verifikasi selesai, pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi ditutup. Kini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) beralih ke fase persiapan akhir, yaitu simulasi dan gladi bersih, untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ujian pada tahun 2026.
Gladi bersih TKA dijadwalkan berlangsung 9-17 Maret 2026 dan akan melibatkan total 8.660.482 siswa, yakni 4.452.973 peserta jenjang SD/MI/sederajat dan 4.207.509 peserta jenjang SMP/MTs/sederajat. Kegiatan ini dirancang untuk menguji kesiapan teknis, operasional, dan layanan secara menyeluruh, mulai dari sistem komputer, perangkat keras, hingga prosedur pelaksanaan di tingkat satuan pendidikan.
Berikut poin‑poin utama yang menjadi fokus gladi bersih:
- Pengujian stabilitas platform TKA dengan beban peserta penuh.
- Koordinasi petugas lapangan, termasuk verifikasi identitas dan pengawasan ruang ujian.
- Penyesuaian alur administrasi, mulai dari distribusi soal hingga pengunggahan hasil.
- Pengecekan keamanan data dan proteksi terhadap potensi kecurangan.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menekankan bahwa penutupan pendaftaran menandai kesiapan nasional TKA. Ia menyatakan bahwa angka pendaftar mencerminkan pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan serta peserta terhadap kebijakan evaluasi belajar yang tengah digalakkan.
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menegaskan peran penting gladi bersih sebagai tahap teknis lanjutan setelah simulasi. Menurutnya, gladi bersih dijalankan dengan skema yang hampir identik dengan kondisi pelaksanaan sesungguhnya, sehingga dapat mengidentifikasi dan mengatasi kendala operasional sebelum hari H.
Dengan serangkaian tahapan tersebut, Kemendikdasmen berkomitmen memastikan TKA 2026 berlangsung lancar, aman, dan memberikan layanan terbaik bagi lebih dari delapan juta siswa di seluruh Indonesia.












