PSPK – 22 Mei 2026 | TheOvertunes Comeback lewat ‘Sampai Kapan?’, Lagu Tentang Lelah dan Bangkit, menjadi sorotan baru dalam dunia musik Indonesia. Setelah tiga tahun sejak merilis mini album Endlessly, TheOvertunes akhirnya kembali membuka lembaran baru dalam perjalanan musik mereka.
Proses Kreatif
Trio kakak-beradik yang terdiri dari Mikha Angelo, Reuben Nathaniel, dan Mada Emmanuelle merasa kini menjadi waktu yang tepat untuk kembali bersatu dan menghadirkan karya baru menuju album ketiga mereka. Perjalanan menuju era baru tersebut dibuka lewat single terbaru bertajuk Sampai Kapan?, sebuah lagu yang lahir sebagai pertanyaan sekaligus teguran untuk diri mereka sendiri.
Inspirasi Lagu
Setelah melewati fase introspeksi yang cukup panjang, proses penulisan Sampai Kapan? diakui terasa mengalir begitu saja. “Pas kita lagi sesi menulis, rasanya ‘plong’,” ungkap Reuben, menggambarkan rasa lega setelah berhasil menuangkan perasaan yang selama ini dipendam. Lagu tersebut juga lahir dari kesadaran bahwa hidup yang diinginkan harus diperjuangkan.
Pesan Lagu
“Hidup yang kita inginkan memang harus kita perjuangkan,” Mikha Angelo, TheOvertunes. Sementara itu, Mada mengungkapkan bahwa ada masa ketika masing-masing dari mereka pernah kehilangan semangat menjalani hidup. Perasaan tersebut kemudian dituangkan ke dalam lirik-lirik yang berbicara tentang mati rasa dan kelelahan emosional.
TheOvertunes Comeback lewat ‘Sampai Kapan?’, Lagu Tentang Lelah dan Bangkit, membawa semangat baru dalam musik. Dengan lirik yang mendalam dan melodi yang riang, lagu ini tidak disampaikan lewat kemarahan, melainkan melalui melodi yang terasa riang dan penuh semangat, seolah mengajak pendengarnya perlahan bangkit kembali.
Kesimpulan
TheOvertunes Comeback lewat ‘Sampai Kapan?’, Lagu Tentang Lelah dan Bangkit, menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi sarana untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman. Dengan TheOvertunes Comeback, kita dapat menyaksikan semangat baru dalam musik Indonesia. TheOvertunes Comeback lewat ‘Sampai Kapan?’, Lagu Tentang Lelah dan Bangkit, membawa harapan baru bagi penggemar musik Indonesia.












