PSPK – 07 Mei 2026 | Persaingan di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 semakin sengit, dengan Persib Bandung dan Borneo FC menjadi dua kontender kuat untuk memperebutkan gelar juara. Menurut Direktur Teknik Persijap Jepara, Divaldo Alves, konsistensi menjadi kunci utama yang membuat Borneo FC terus berada di level tertinggi dalam beberapa musim terakhir.
Divaldo Alves membandingkan stabilitas Borneo FC dengan klub-klub elite di Eropa, yang memiliki struktur manajemen yang kuat dan ambisi mencari trofi. Ia juga menyoroti peran pelatih Pieter Huistra, yang telah membawa Borneo FC ke level yang lebih tinggi.
Selain Borneo FC, Persib Bandung juga menjadi kontender kuat untuk memperebutkan gelar juara. Dengan pelatih Bojan Hodak, Persib telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa musim terakhir. Divaldo Alves memuji Persib sebagai tim yang luar biasa, dengan mental juara yang kuat.
Pertandingan terakhir antara Persib dan Persija Jakarta diharapkan dapat menjadi penentu akhir perburuan gelar. Dengan tiga pertandingan tersisa, Persib dan Borneo FC harus terus konsisten untuk memperebutkan gelar juara.
Sementara itu, PSS Sleman telah memastikan promosi ke BRI Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-0. Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut antusias kembalinya Derby DIY menghadapi PSS Sleman pada musim depan.
Dengan demikian, persaingan di BRI Super League 2025/2026 semakin sengit, dengan beberapa tim kuat yang berlomba untuk memperebutkan gelar juara. Pertandingan terakhir akan menentukan siapa yang akan menjadi juara, dan tim mana yang akan berhasil memperebutkan gelar.
Kesimpulan, persaingan di BRI Super League 2025/2026 sangat sengit, dengan Persib Bandung dan Borneo FC sebagai dua kontender kuat. Dengan beberapa pertandingan tersisa, tim-tim harus terus konsisten untuk memperebutkan gelar juara.












