Latar Belakang Turnamen
PSPK – 31 Mei 2026 | Sabtu, 30 Mei 2026, ribuan pemancing dari berbagai klub dan komunitas di Sulawesi Tengah berkumpul di Danau Poso untuk mengikuti DPD PSI Poso Fishing Tournament 2026. Turnamen yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) serta Persatuan Pemancing Indonesia (PSI) ini menjadi magnet utama bagi para penggemar memancing di wilayah “Negeri 1.000 Megalit”. Sebanyak 228 peserta berkompetisi mengumpulkan hasil tangkapan terbanyak selama tiga hari perlombaan.
Performa Ketapang FC
Ketapang FC Juara PSI Fishing Tournament Poso dengan mengumpulkan total berat ikan sebesar 17,3 kilogram. Keberhasilan ini menjadikan Ketapang FC sebagai tim paling unggul di antara seluruh peserta. Tim yang dibentuk oleh anggota Ketapang Fishing Club (KFC) menunjukkan strategi penangkapan yang terkoordinasi, pemilihan lokasi spot yang tepat, serta penggunaan umpan yang efektif. Posisi kedua diraih oleh Landangan Tim dengan 11,3 kilogram, sementara Tripple Strike menempati peringkat ketiga dengan 10,7 kilogram.
Keberhasilan Ketapang FC tidak hanya terletak pada berat tangkapan, tetapi juga pada konsistensi selama kompetisi. Pada hari pertama, tim berhasil menangkap ikan-ikan berukuran sedang, sementara pada hari kedua mereka meningkatkan intensitas dengan menargetkan spot yang lebih dalam. Pada hari terakhir, ketangguhan mental tim terbukti ketika mereka berhasil mengatasi kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan tetap menambah bobot total menjadi 17,3 kilogram.
Reaksi dan Dampak Sosial
Ketapang FC Juara PSI Fishing Tournament Poso mendapat sambutan hangat dari para peserta lain, penyelenggara, dan masyarakat setempat. Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr. Agus Lamakarate, yang membuka resmi turnamen, menyatakan bahwa prestasi tersebut memperlihatkan kualitas dan semangat komunitas memancing di daerah tersebut. “Kami sangat bangga dengan Ketapang FC yang berhasil menunjukkan sportivitas tinggi dan menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai alam,” ujar Dr. Lamakarate.
Bendahara DPW PSI Sulawesi Tengah, Farid Podungge, menambahkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, mempromosikan potensi wisata Danau Poso, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sumber daya perairan.
Selain itu, Landangan Tim yang meraih predikat tim favorit, menegaskan bahwa persaingan yang ketat memacu semua tim untuk memberikan yang terbaik. Keberhasilan Ketapang FC Juara PSI Fishing Tournament Poso menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara klub, sponsor, dan pemerintah dapat menghasilkan prestasi di tingkat regional.
Prospek Ke Depan
Melihat keberhasilan ini, ketua Ketapang Fishing Club, Budi Santoso, mengungkapkan rencana untuk memperluas partisipasi klub dalam turnamen nasional dan internasional. “Kami akan terus meningkatkan kemampuan anggota melalui pelatihan teknik memancing modern dan kerja sama dengan klub lain di Indonesia,” kata Budi.
Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi memancing, diharapkan akan muncul lebih banyak turnamen serupa yang dapat menumbuhkan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan citra positif Kabupaten Poso sebagai destinasi wisata alam.
Secara keseluruhan, prestasi Ketapang FC Juara PSI Fishing Tournament Poso mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan semangat sportivitas yang tinggi. Keberhasilan ini tidak hanya mengukir sejarah bagi klub, tetapi juga memberikan dorongan positif bagi pengembangan olahraga memancing di Sulawesi Tengah dan Indonesia secara luas.












