PSPK – 06 April 2026 | Oscar Piastri, pembalap asal Australia yang membela tim McLaren, menampilkan penampilan impresif di Grand Prix Jepang 2026 yang berlangsung di Suzuka Circuit pada 29 Maret 2026. Dimulai dari posisi ketiga pada grid, Piastri berhasil melaju konsisten hingga mengamankan posisi kedua di garis finis, hanya di belakang rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang meraih kemenangan.
Keberhasilan Piastri tidak lepas dari strategi pit stop yang terkoordinasi dengan baik. Tim McLaren memilih waktu pit stop yang tepat, memanfaatkan zona aman untuk mengganti ban dengan cepat, sehingga tidak kehilangan ritme balapan. Berikut tahapan kunci strategi pit stop:
- Pengamatan lap waktu lawan untuk menentukan jendela pit stop optimal.
- Pemilihan compound ban yang memberikan keseimbangan antara kecepatan dan keausan.
- Eksekusi penggantian ban dalam kurang dari tiga detik oleh mekanik.
- Penyesuaian setelan aerodinamika setelah keluar dari pit.
Kerjasama tim yang solid juga menjadi faktor penentu. Seluruh anggota pit crew, analis data, serta insinyur aerodinamika bekerja selaras untuk memberi Piastri mobil yang stabil dan responsif sepanjang balapan. Piastri sendiri mengaku puas dengan hasil tersebut, sambil mengakui masih ada ruang untuk perbaikan.
“Saya cukup puas dengan hasil ini. Kami menunjukkan kecepatan yang baik sepanjang akhir pekan, meskipun masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan,” kata Piastri.
Dengan poin yang diraih, Piastri kini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 21 poin, sementara rekan setimnya, Lando Noris, berada di peringkat kelima dengan 25 poin. Berikut rangkuman poin utama setelah GP Jepang:
| Pembalap | Peringkat | Poin |
|---|---|---|
| Kimi Antonelli | 1 | 30 |
| Oscar Piastri | 2 | 21 |
| Lando Noris | 5 | 25 |
Keberhasilan Piastri juga mendapatkan apresiasi dari sponsor resmi McLaren, Motul. Managing Director PT Motul Indonesia Energy menilai pencapaian di Suzuka sebagai bukti kerja keras tim, kolaborasi teknis yang kuat, serta kualitas pembalap. Ia menambahkan harapan agar McLaren dapat mempertahankan momentum ini dan terus bersaing di balapan selanjutnya.
Hasil podium kedua ini menegaskan tren positif McLaren pada awal musim 2026, sekaligus memperkuat posisi tim sebagai salah satu kontender utama di kejuaraan Formula 1.












