PSPK – 21 April 2026 | Jakarta – Di era digital saat ini, konten visual menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Namun, tekanan untuk menghasilkan foto yang selalu estetis dan menarik di media sosial membuat banyak pengguna merasa lelah.
Data dari lembaga riset menunjukkan bahwa rata‑rata pengguna Indonesia menghabiskan lebih dari tiga jam setiap hari untuk mengakses media sosial. Akibatnya, fenomena “social media fatigue” mulai muncul, di mana kelebihan paparan konten dan keharusan terus‑menerus berbagi mengikis minat pengguna.
Merespons perubahan perilaku ini, PhotoBebaz meluncurkan konsep designed experience. Ide utama mereka adalah menciptakan pengalaman foto yang sudah dirancang secara matang sehingga hasilnya tidak hanya sekadar gambar, melainkan konten yang siap pakai untuk media sosial dengan nilai estetika tinggi.
Founder PhotoBebaz, Reyno Anggoro, menjelaskan, “Dulu cukup pakai kamera ponsel, kini konsumen menginginkan pengalaman yang lebih terkurasi. Mereka tidak hanya ingin foto, tetapi momen yang berbeda dan layak dibagikan.”
Dengan kemajuan teknologi, proses pembuatan konten menjadi sangat mudah, namun hal ini juga membuat banyak foto terlihat seragam. PhotoBebaz melihat peluang untuk memecah kebosanan tersebut melalui photobox interaktif yang menawarkan latar belakang tematik, pencahayaan khusus, dan elemen gamifikasi.
Fitur utama designed experience antara lain:
- Latar belakang dan properti yang dapat dipilih sesuai tren visual terkini.
- Pencahayaan otomatis yang menyesuaikan kondisi ruangan untuk hasil foto optimal.
- Integrasi langsung ke platform media sosial, memungkinkan unggahan dalam hitungan detik.
- Elemen gamifikasi seperti badge dan tantangan foto yang meningkatkan interaksi pengguna.
Secara bisnis, PhotoBebaz menargetkan penambahan 28 booth baru pada tahun 2026, dengan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama mencapai 57 %. Dukungan finansial ini dipadukan dengan kolaborasi brand melalui platform Bebaz Adz, yang memungkinkan penempatan iklan digital dan visual pada unit photobox.
Pengembangan internal difasilitasi oleh Bebaz Labz, unit riset dan pengembangan yang memastikan setiap pengalaman booth dapat direplikasi secara konsisten di berbagai lokasi, termasuk event besar seperti Sound Groove Festival, JakCloth, dan Java Jazz Festival.
Ke depan, PhotoBebaz berfokus pada evolusi pengalaman foto yang terus relevan dengan cara orang membuat dan membagikan momen. Dengan menggabungkan teknologi, kreativitas, dan kemitraan brand, mereka berharap menjadi pilihan utama bagi generasi Z dan Alpha yang mengutamakan konten visual yang bermakna.












