PSPK – 06 April 2026 | Geliat sport tourism di Provinsi Banten terus menunjukkan tren positif belakangan ini.
Pada Minggu, 5 April 2026, Road to Banten Marathon Vol 2 Serang Raya 5K digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Acara ini dihadiri oleh ratusan pelari yang datang dari berbagai daerah, termasuk luar provinsi.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Banten yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak‑pihak terkait, bertujuan mengintegrasikan olahraga, pariwisata, serta ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini merupakan strategi pengembangan sport tourism yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah, termasuk luar provinsi. Terima kasih kepada panitia penyelenggara, karena acara ini dapat meningkatkan sport tourism di Banten,” kata Ahmad Syaukani, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, yang menyampaikan pernyataan atas nama Gubernur Andra Soni.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat melalui olahraga lari.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata lokal karena peserta luar kota berkontribusi pada UMKM.
- Memperkuat citra Banten sebagai destinasi sport tourism.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, yang turut hadir, menekankan pentingnya konsistensi dalam berlatih, menjaga pola makan, dan menerapkan gaya hidup sehat. Ia juga menyatakan bahwa dirinya masih aktif mengikuti kompetisi marathon di berbagai daerah.
Beragam kalangan turut ambil bagian, mulai dari siswa Sekolah Khusus (SKH) bernama Syahdan hingga peserta tertua berusia 72 tahun, Jangkung Edi, yang menjadi inspirasi bagi pelari lain.
Catatan waktu tercepat pada lintasan 5 km diraih bersama oleh Miktam, prajurit Yonif 320 Badak Putih Pandeglang asal Nusa Tenggara Timur, dan Viktor Alya, mahasiswa Universitas Pamulang kampus Serang asal Papua Pegunungan, masing‑masing mencatat waktu 17 menit.
Dengan antusiasme yang tinggi dan dampak positif yang terlihat pada sektor kesehatan, ekonomi, serta pariwisata, Road to Banten Marathon diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat sport tourism di wilayah ini.












