Project Seru Penuh Kejutan

Drama Tanpa Gol: Crystal Palace vs West Ham Berakhir 0-0, VAR Mengguncang Hasil

April 22, 2026 • 0 Views
Drama Tanpa Gol: Crystal Palace vs West Ham Berakhir 0-0, VAR Mengguncang Hasil
Drama Tanpa Gol: Crystal Palace vs West Ham Berakhir 0-0, VAR Mengguncang Hasil

PSPK – 22 April 2026 | Selhurst Park menjadi saksi pertandingan sengit pada pekan ini ketika Crystal Palace menjamu West Ham United. Kedua tim berakhir dengan skor imbang 0-0, namun sorotan utama datang dari keputusan VAR yang menelan gol potensial serta sorotan tajam terhadap performa pemain baru, Brennan Johnson.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama dimulai dengan West Ham yang menekan tinggi, berusaha menciptakan peluang lewat serangan langsung. Salah satu peluang terbaik mereka datang dari tendangan sudut, di mana Konstantinos Mavropanos melayang tinggi dan mengarahkan kepala ke sudut atas gawang. Namun, kiper Crystal Palace, Dean Henderson, melakukan penyelamatan penuh rentang yang menyelamatkan titik nol.

Di sisi lain, Crystal Palace lebih banyak menahan serangan dengan menumpuk di zona pertahanan, dipimpin oleh Maxence Lacroix yang melakukan tekel krusial dengan menyingkirkan bola Valentin Castellanos tepat di garis gawang, mencegah kemungkinan gol yang hampir pasti.

Kontroversi VAR pada Menit 82

Setelah jeda, Palace meningkatkan intensitas serangan. Ismaïla Sarr, yang masuk sebagai pengganti, memberikan kecepatan tambahan dan membantu membuka ruang pertahanan West Ham. Pada menit ke-82, Sarr berhasil menguasai bola longgar di dalam kotak penalti dan mengeksekusi tembakan yang tampaknya melintas ke gawang. Sorak sorai penonton seketika berubah menjadi kebingungan ketika wasit memanggil VAR.

Setelah tinjauan, VAR menampilkan bukti bahwa Jean‑Philippe Mateta melakukan handball dalam rangkaian serangan sebelum gol tersebut. Keputusan ini menghilangkan gol dan mempertahankan hasil 0-0, memicu protes ringan dari pendukung Palace yang merasa gol mereka seharusnya dihitung.

Reaksi Para Pendukung

  • Crystal Palace fans Al: Menganggap hasil imbang cukup baik melawan West Ham yang berjuang, namun mengkhawatirkan kehilangan kepercayaan Brennan Johnson.
  • Richard (Palace): Menilai permainan Palace biasa saja, menyoroti kegagalan Johnson dan penyelamatan Henderson yang menonjol.
  • D Lowe (Palace): Mengkritik susunan awal yang lemah dan menilai bahwa jika Sarr serta Mateta mulai, Palace seharusnya menang.
  • West Ham fans Chris: Menyebut hasil sebagai peluang terlewat untuk tiga poin, menyoroti bagaimana Jarrod Bowen dibendung oleh bek kiri Palace.
  • Sue (West Ham): Mengeluhkan ketidakmampuan tim mencetak gol meski bermain baik, menganggap poin di luar rumah sebagai upaya positif.

Penilaian Terhadap Brennan Johnson

Transfer rekaman klub, Brennan Johnson, masih belum memberikan dampak yang diharapkan. Sejak bergabung pada Januari dengan biaya £35 juta, ia belum mencetak gol dalam 19 penampilan dan hanya menyumbang dua assist. Pada pertandingan melawan West Ham, ia memiliki peluang emas setelah umpan silang dari Jefferson Lerma, namun gagal menempatkan kepala dengan tepat, menghasilkan tendangan jauh dari tiang.

Pelatih Oliver Glasner mencoba menekankan bahwa Johnson menunjukkan perkembangan dalam pergerakan tanpa bola dan penempatan posisi. Namun, kritikus menilai bahwa penampilan tersebut masih jauh di bawah standar yang dibayar klub, terutama mengingat kebutuhan mendesak Palace akan gol di tengah kompetisi Liga Utama dan Liga Konferensi Eropa.

Dampak pada Klasemen dan Prospek Musim

Poin tunggal ini menempatkan West Ham dua poin di atas zona degradasi dengan lima pertandingan tersisa, memberikan ruang bernapas yang sangat dibutuhkan. Sementara itu, Crystal Palace tetap berada di tengah klasemen, mengamankan clean sheet namun kehilangan tiga poin potensial yang dapat memperkuat posisi mereka dalam perburuan tempat Europa Conference League.

Dengan jadwal yang padat, termasuk pertandingan Eropa melawan Shakhtar Donetsk, Palace harus menyeimbangkan rotasi skuad tanpa mengorbankan hasil di Liga. Penampilan Johnson dan Sarr di kompetisi Eropa akan menjadi faktor penentu apakah investasi finansial klub akan terbayar atau tetap menjadi beban.</n

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa tipisnya margin antara kemenangan dan kebobolan di Premier League. Keputusan VAR yang menolak gol, kegagalan penyelesaian akhir oleh striker mahal, serta ketangguhan pertahanan kedua tim menciptakan hasil yang menegangkan namun kurang memuaskan bagi pendukung.

Para penggemar dapat menantikan pertandingan selanjutnya, dengan harapan Palace mampu mengubah peluang menjadi gol, sementara West Ham berusaha memanfaatkan setiap poin untuk menjauh dari zona degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *