PSPK – 21 April 2026 | Disney+ terus memperkuat posisinya di pasar streaming internasional dengan serangkaian langkah strategis yang mencakup produksi konten lokal, integrasi layanan televisi linear, serta peluncuran paket beriklan di wilayah baru.
Kerjasama Produksi dengan The Seven di Jepang
Dalam upaya meningkatkan output serial live‑action berbahasa Jepang, Disney+ menandatangani perjanjian multi‑tahun dengan The Seven, anak perusahaan TBS Holdings yang terkenal lewat kolaborasinya dengan Netflix pada judul‑judul seperti Alice in Borderland dan Yu Yu Hakusho. Kesepakatan ini menandai kolaborasi jangka panjang pertama Disney dengan rumah produksi Jepang, di mana tim konten Disney akan terlibat sejak tahap konsepsi proyek untuk menghasilkan serial eksklusif Disney+.
Carol Choi, eksekutif VP strategi konten asli Disney di Asia‑Pasifik, menegaskan bahwa langkah ini mempercepat investasi konten di Jepang dan memperdalam akar cerita lokal. Katsuaki Setoguchi, CEO The Seven, menambahkan bahwa sinergi dengan jaringan Disney akan menjadikan cerita Jepang “next craze” bagi penonton global.
- Investasi awal The Seven: ¥30 miliar (sekitar US$205 juta).
- Pasar premium streaming Jepang 2025: US$7,2 miliar, pertumbuhan 15 %.
- Market share: Netflix 22 %, Amazon Prime Video 19,3 juta pengguna, Disney+ hanya 3 % jam tontonan.
Dengan kolaborasi ini, Disney+ berharap meningkatkan pangsa pasar yang masih kecil di Jepang, sekaligus memanfaatkan popularitas judul‑judul live‑action Jepang yang kini menempati peringkat tertinggi di platform global.
Integrasi Disney Channel di Disney+ Jerman
Di Eropa, Disney+ menambahkan nilai lebih bagi pelanggan dengan mengintegrasikan Disney Channel ke dalam aplikasi streamingnya. Mulai Mei, pemirsa di Jerman dapat menonton program linear Disney Channel tanpa biaya tambahan, selaras dengan penawaran televisi berlangganan tradisional. Eun‑Ky Park, manajer Disney, menjelaskan bahwa langkah ini menggabungkan fleksibilitas streaming dengan pengalaman menonton bersama yang familiar.
Penggabungan ini memperluas portofolio Disney+ di Jerman, yang sebelumnya hanya menawarkan konten on‑demand. Dengan menambahkan kanal linear, Disney+ menargetkan keluarga yang menginginkan akses sekaligus ke konten anak-anak secara langsung, meningkatkan retensi dan daya tarik layanan.
Ekspansi ESPN di Jerman
Selain kanal anak, Disney juga menyiapkan ekspansi ESPN di pasar Jerman. Platform olahraga ini akan menayangkan liga NBA, NHL, serta dokumenter 30 for 30 dan berita olahraga. Meskipun sebagian siaran akan berlangsung pada jam malam Eropa, penawaran ini menambah dimensi sport ke dalam paket Disney+ yang sebelumnya fokus pada hiburan keluarga.
Peluncuran Tier Beriklan di Australia
Disney+ meluncurkan tier berlangganan beriklan (ad‑supported) di Australia, menawarkan paket dengan harga lebih terjangkau namun menyertakan iklan. Langkah ini bertujuan menarik segmen konsumen yang sensitif terhadap harga, sambil membuka aliran pendapatan baru dari iklan digital. Meskipun detail tarif belum dipublikasikan, strategi ini sejalan dengan tren global dimana layanan streaming utama mengadopsi model hibrida berbayar dan beriklan.
Dengan kombinasi produksi konten lokal, penambahan kanal televisi linear, dan model beriklan, Disney+ menegaskan komitmennya untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Strategi terintegrasi ini diharapkan memperluas basis pelanggan, meningkatkan jam tontonan, dan memperkuat posisi Disney+ sebagai platform streaming terdiversifikasi yang melayani selera beragam di seluruh dunia.












