PSPK – 09 April 2026 | Jakarta – Cloudera mengumumkan peranannya sebagai sponsor utama dalam rangkaian global Amazon Web Services (AWS) Summit 2026. Melalui ajang tersebut, perusahaan memperkenalkan visi strategis “AI Anywhere”, sebuah pendekatan yang memungkinkan beban kerja kecerdasan buatan (AI) dijalankan di mana pun data berada, baik di cloud publik, on‑premises, maupun lingkungan hybrid.
Visi AI Anywhere dirancang untuk mengatasi tantangan organisasi dalam menyeimbangkan inovasi berbasis cloud dengan kebutuhan kedaulatan data, tata kelola, dan keamanan. Dengan memanfaatkan fleksibilitas infrastruktur AWS dan platform data hybrid Cloudera, perusahaan dapat mengoperasikan AI secara konsisten tanpa harus memindahkan data secara fisik, sekaligus mematuhi regulasi residensi data di tiap wilayah.
Michelle Hoover, Senior Vice President of Global Alliances and Channels di Cloudera, menekankan bahwa pelanggan tidak lagi harus memilih antara inovasi dan kontrol. Kombinasi tersebut memberikan kelincahan operasional dan efisiensi biaya yang lebih tinggi dalam adopsi AI.
Rangkaian AWS Summit 2026 akan diselenggarakan di delapan kota utama, dimulai dari Paris pada 1 April dan berakhir di Zurich pada 2 September. Berikut adalah jadwal lengkap lokasi dan tanggal:
- Paris – 1 April 2026
- Sydney – 13 Mei 2026
- Hamburg – 20 Mei 2026
- Madrid – 4 Juni 2026
- Tokyo – 25 Juni 2026
- Washington, D.C. – 30 Juni 2026
- Jakarta – 6 Agustus 2026
- Zurich – 2 September 2026
Di setiap lokasi, Cloudera akan menampilkan demo langsung serta sesi edukasi. Salah satu contoh yang disorot adalah penggunaan Cloudera AI yang didukung NVIDIA oleh Mercy Corps untuk mempercepat bantuan kemanusiaan. Demonstrasi ini menunjukkan bagaimana analitik berbasis AI dapat memproses data secara real‑time, membantu organisasi dalam mengambil keputusan yang tepat dan cepat.
Sebagai pelopor bidang big data, Cloudera terus memberdayakan perusahaan agar dapat menerapkan AI sambil mempertahankan kontrol penuh atas data mereka. Pendekatan ini meningkatkan keamanan, memperkuat tata kelola, serta menghasilkan insight yang mendalam untuk melindungi dari ancaman siber dan meningkatkan efisiensi operasional di berbagai industri.












