Project Seru Penuh Kejutan

Artemis II Resmi Meluncur: Fakta Penting di Balik Misi Berawak Pertama NASA ke Orbit Bulan

April 4, 2026 • 0 Views
Artemis II Resmi Meluncur: Fakta Penting di Balik Misi Berawak Pertama NASA ke Orbit Bulan
Artemis II Resmi Meluncur: Fakta Penting di Balik Misi Berawak Pertama NASA ke Orbit Bulan

PSPK – 04 April 2026 | Pada 1 April 2026, NASA berhasil meluncurkan misi Artemis II dari Launch Complex 39B di Kennedy Space Center, Florida, menandai kembalinya manusia ke orbit Bulan setelah lebih dari setengah abad. Peluncuran ini membuka era baru penjelajahan antariksa dengan tujuan jangka panjang menuju Mars.

Misi ini membawa kapsul Orion, yang dinamakan Integrity, menempuh jarak lebih dari 380.000 kilometer dari Bumi, jarak yang terakhir kali dicapai oleh awak Apollo 8 pada tahun 1968. Dengan menembus wilayah deep space, Artemis II menjadi misi berawak terjauh dalam sejarah manusia.

Para kru akan menyaksikan kembali fenomena “Earthrise”, yaitu pemandangan Bumi terbit di cakrawala Bulan. Dengan kamera modern, citra ini diharapkan lebih tajam dan menakjubkan dibandingkan rekaman era Apollo.

Kru Artemis II

  • Reid Wiseman – Komandan
  • Victor Glover – Pilot
  • Christina Koch – Spesialis Misi
  • Jeremy Hansen – Spesialis Misi (CSA)

Keempat astronaut ini akan menguji operasi manual kapsul Orion, termasuk manuver mendekati bagian roket yang terpisah, sebagai langkah penting untuk memastikan kontrol manusia jika sistem otomatis gagal.

Roket Space Launch System (SLS)

Parameter Artemis II (SLS) Saturn V (Apollo)
Daya Dorong saat lepas landas 8,8 juta pon ~7,5 juta pon
Ukuran tinggi 111 meter 110 meter

Dengan daya dorong sekitar 15% lebih besar daripada roket Saturn V, SLS menjadi roket paling kuat yang pernah mengangkut manusia ke luar angkasa.

Artemis II tidak hanya menjadi misi kembali ke Bulan, melainkan juga laboratorium pengujian teknologi hidup jangka panjang. Data yang dikumpulkan selama sepuluh hari perjalanan akan menjadi landasan penting bagi program NASA selanjutnya, yakni mengirimkan manusia ke Mars pada dekade mendatang.

Keberagaman kru, teknologi mutakhir, dan keberhasilan peluncuran ini menyiratkan bahwa Bumi siap melangkah lebih jauh ke tata surya, menjadikan batas langit sebagai titik awal eksplorasi baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *