PSPK – 20 April 2026 | Arema FC berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas Persis Solo pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, menambah tiga poin bagi Singo Edan dan mengangkat posisi mereka ke peringkat sembilan klasemen sementara.
Rangkuman Pertandingan
Sejak peluit pertama, Arema FC menunjukkan kontrol permainan yang konsisten. Dua gol yang menjadi penentu kemenangan dicetak oleh striker asal Brasil, Gabriel Silva, yang berhasil memanfaatkan transisi cepat tim. Pertahanan Persis Solo tampak kebingungan menghadapi tekanan tinggi, sementara lini tengah Arema FC mengatur tempo dengan baik.
Strategi dan Kepemimpinan Marcos Santos
Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menilai kemenangan ini hasil kerja keras seluruh skuad. Ia menekankan pentingnya sinergi antar lini, di mana bek tidak hanya bertahan tetapi juga membantu serangan, sementara penyerang turut turun membantu pertahanan. “Setiap pemain siap bermain, itulah kunci sukses kami,” ujar Marcos dalam konferensi pers pasca laga.
Marcos juga menegaskan bahwa kemenangan ini bukan akhir, melainkan batu loncatan untuk laga selanjutnya melawan Persib Bandung. Ia berencana mengevaluasi kondisi fisik pemain sebelum menyusun taktik untuk menghadapi lawan berat.
Penampilan Gemilang Gabriel Silva
Gabriel Silva menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol. Ia memanfaatkan peluang dari serangan balik, menempatkan bola tepat di sudut gawang. Pelatihnya memuji disiplin taktik Silva, yang mampu menyeimbangkan peran bertahan dan menyerang. “Kami semua berusaha bertahan dan menyerang dengan baik, yang penting tim dapat menang,” ujar Silva setelah pertandingan.
Dampak pada Klasemen
- Total poin Arema FC naik menjadi 38 poin (10 menang, 8 seri, 10 kalah).
- Posisi klasemen sementara: peringkat 9, naik dari peringkat 11 sebelum laga.
- Target jangka pendek: masuk 10 besar untuk mengamankan peluang melaju ke babak akhir.
Dengan tiga poin tambahan, Arema FC berada dalam zona aman dari zona degradasi, namun masih harus konsisten untuk menembus posisi lima besar.
Reaksi Persis Solo
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui penampilan timnya jauh di bawah harapan. Ia menyoroti kesalahan defensif dan kebuntuan serangan yang menjadi penyebab kekalahan. “Kami mengalami hari yang buruk, banyak kesalahan yang menghukum kami,” kata Seslija. Kiper Persis, Muhammad Riyandi, menambah bahwa tim harus memperbaiki penguasaan bola dan meningkatkan akurasi tembakan.
Seslija menegaskan bahwa Persis Solo akan menganalisis kekurangan ini untuk bangkit di laga berikutnya, mengingat pentingnya poin untuk menghindari zona degradasi.
Tantangan Selanjutnya
Arema FC akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Persib Bandung di laga tandang. Sementara itu, Persis Solo berupaya memulihkan diri dalam pertandingan selanjutnya melawan lawan yang juga berjuang di papan tengah klasemen.
Kedua tim kini berada pada persimpangan penting musim. Arema FC berambisi menambah poin untuk mengamankan tempat di 10 besar, sementara Persis Solo harus mengumpulkan poin untuk keluar dari zona bahaya.
Dengan performa yang solid, Arema FC menunjukkan bahwa etos kerja dan taktik yang tepat dapat menjadi kunci untuk meraih hasil maksimal di kompetisi yang ketat ini.












