PSPK – 05 April 2026 | Jakarta – Sepeda listrik kini menjadi pilihan transportasi alternatif yang praktis, terutama bagi mereka yang menginginkan kemudahan tanpa harus mengurus surat-surat kendaraan. Karena menggunakan baterai 12 volt yang dirangkai, sepeda ini tidak memerlukan proses pengisian yang rumit dan hemat energi listrik.
Keunggulan lain yang menarik perhatian konsumen meliputi desain rangka yang ringan, ruang muat di dek yang cukup luas, serta kepraktisan bagi pengguna wanita yang sering kali mengutamakan mobilitas dan kenyamanan. Meskipun kecepatan maksimal biasanya dibatasi sekitar 40 km/jam, jarak tempuh yang ditawarkan cukup kompetitif, mulai dari 40 km hingga 75 km, menjadikannya cocok untuk perjalanan harian seperti mengantar anak ke sekolah atau berbelanja di pasar.
Berikut rangkuman beberapa model sepeda listrik dengan harga sekitar tiga juta rupiah yang menonjolkan jarak tempuh terjauh:
| Model | Jarak Tempuh (km) | Harga (Rupiah) |
|---|---|---|
| Viar Akasha 3 | 75 | ≈ 3.000.000 |
| Ofero Galaxy 3 Lithium | 60 | ≈ 3.000.000 |
| United Salvador 2.0 | 60 | ≈ 3.000.000 |
| Uwinfly D66A | 45 | ≈ 3.700.000 |
| Overero New Ledo 3 | 45 | ≈ 3.000.000 |
| Uwinfly M70 | 40 | ≈ 3.000.000 |
| Uwinfly D65 | 40 | ≈ 3.000.000 |
| Voxa Liberty | 40 | ≈ 3.000.000 |
Dengan harga yang terjangkau, sepeda listrik ini menawarkan solusi mobilitas yang ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor konvensional. Konsumen dapat memilih model yang sesuai dengan kebutuhan jarak tempuh harian mereka, sambil menikmati kemudahan pengisian ulang baterai dan perawatan yang minimal.












