PSPK – 07 Maret 2026 | Jakarta – XLSmart meluncurkan layanan registrasi kartu SIM berbasis pengenalan wajah dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) serta mempercepat adopsi eSIM di seluruh Indonesia. Inisiatif ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memperkuat standar keamanan data pelanggan.
Verifikasi biometrik terhubung langsung ke basis data Dukcapil, sehingga identitas setiap pelanggan dapat divalidasi secara real‑time dan terhindar dari potensi penyalahgunaan. Berdasarkan studi GSMA, teknologi ini dapat menurunkan risiko duplikasi identitas lebih dari 80 % dan meningkatkan efisiensi manajemen penipuan hingga 20‑30 %.
Tingkat akurasi sistem pengenalan wajah XLSmart tercatat 95‑99 % menurut standar NIST, dilengkapi dengan fitur liveness detection yang mampu mendeteksi upaya spoofing. Proses registrasi yang sebelumnya memakan 5‑7 menit kini dapat diselesaikan dalam kurang dari 1 menit, mempercepat prosedur Know Your Customer (KYC).
| Parameter | Hasil |
|---|---|
| Akurasi pengenalan wajah | 95‑99 % |
| Pengurangan identitas ganda | >80 % |
| Peningkatan efisiensi fraud management | 20‑30 % |
Keamanan data menjadi prioritas utama. XLSmart menerapkan prinsip security‑by‑design dan data minimization; data biometrik tidak disimpan di server perusahaan, melainkan dikirim secara aman ke sistem Dukcapil untuk validasi dan langsung dihapus setelah proses selesai. Sistem telah memenuhi standar internasional ISO 27001, ISO 27701, serta lolos uji Presentation Attack Detection (ISO 30107‑3).
Untuk memastikan layanan dapat diakses secara inklusif, registrasi biometrik tersedia di 143 titik layanan di seluruh negeri, meliputi 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren, dengan konsentrasi tinggi di wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera.
- 94 XL Center
- 51 Galeri Smartfren
Pelanggan juga dapat melakukan registrasi mandiri secara digital melalui portal resmi XL, AXIS, Smartfren, serta aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF.
Seiring dengan penguatan keamanan, adopsi eSIM XLSmart menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan lebih dari 1,6 juta pengguna saat ini. Integrasi registrasi biometrik meminimalkan hambatan teknis pada aktivasi eSIM, sehingga keamanan antara kartu fisik dan eSIM berada pada level yang setara.
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk merupakan entitas telekomunikasi terpadu yang terbentuk dari penggabungan XL Axiata, Smartfren, dan Smart Telecom, menandai era baru layanan seluler yang lebih aman dan efisien.












