PSPK – 28 Maret 2026 | Jakarta – Penyelenggara VCT Pacific mengumumkan serangkaian perubahan internal untuk memperkuat integritas kompetitif setelah meninjau masukan komunitas pasca turnamen Kickoff.
Fokus utama evaluasi adalah memastikan keadilan pertandingan dengan pengawasan ketat penggunaan peralatan audio. Dari peninjauan rekaman video, ditemukan dua insiden penggunaan headset yang tidak sesuai: pemain GEN Lakia pada 23 Januari 2026 melawan DFM, dan TS Sylvan pada 5 Februari 2026 melawan ZETA. Meskipun terdapat pelanggaran, penyelidikan suara tidak menemukan bukti adanya niat memperoleh keuntungan dari komentator.
Pemain yang terlibat mendapat peringatan tertulis sesuai Pasal 2.3.7 tentang Batasan Audio. Untuk mencegah kejadian serupa, prosedur pengawasan diperbarui dengan:
- Penambahan sudut pandang pemantauan pemain.
- Pengetatan daftar periksa wasit terkait peralatan.
- Keharusan headset menutupi telinga sepenuhnya selama pertandingan.
- Izin resmi dari wasit diperlukan untuk setiap pelepasan peralatan.
Selain itu, VCT Pacific memperbarui sistem audio venue. Saat ini pemain memakai sistem isolasi ganda: in‑ear monitor untuk komunikasi tim dan headset yang memutar white noise untuk meredam suara luar. Mulai Stage 1, protokol teknis akan ditingkatkan dengan penambahan waktu pengujian audio serta simulasi volume komentator yang lebih tinggi dari standar, guna memastikan informasi eksternal tidak terdengar jelas meski di arena yang bising.
Langkah-langkah ini diharapkan meningkatkan keadilan kompetisi dan menegakkan standar profesional dalam ekosistem esports regional.












