PSPK – 05 Maret 2026 | Menjelang Lebaran, Korlantas Polri meningkatkan persiapan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi pada arus mudik dan arus balik. Dalam satu minggu ke depan, unit lalu lintas mengidentifikasi titik‑titik rawan macet mulai dari jaringan tol, jalan arteri, kawasan wisata, rest area, hingga gerbang tol dan persimpangan utama.
Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, memaparkan tiga skenario utama yang akan diterapkan bila diperlukan. Skema tersebut meliputi:
- Penerapan contraflow pada ruas‑ruas tertentu untuk meningkatkan kapasitas arah berlawanan.
- One way lokal atau parsial pada jalan yang mengalami penumpukan kendaraan.
- One way nasional yang meluas pada koridor utama guna memecah aliran lalu lintas.
Selain penataan jalur, petugas akan menambah pengawasan di rest area, terutama pada waktu berbuka puasa, karena banyak pengendara berhenti sejenak untuk makan. Hal ini dianggap sebagai periode paling rawan terjadinya kemacetan di sepanjang tol.
Polri juga menekankan pentingnya perencanaan jarak tempuh dan waktu perjalanan bagi para mudik. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan, menghindari puncak jam berangkat, serta mematuhi arahan petugas di lokasi bottleneck.
Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga pada keamanan publik selama Ramadan dan Idulfitri. Upaya mencakup pencegahan potensi kriminalitas serta penegakan protokol keselamatan di jalan raya.












