PSPK – 01 Maret 2026 | Real Salt Lake (RSL) menegaskan dominasinya di Amerika First Field pada Sabtu (23/2) dengan mengalahkan Seattle Sounders 2-1 dalam laga pembukaan musim MLS 2026. Kemenangan ini tidak hanya menambah catatan tak terkalahkan RSL melawan Sounders di kandang sejak 2012, tetapi juga menyoroti kontribusi luar biasa dari tiga remaja yang diberi kepercayaan oleh pelatih Pablo Mastroeni.
Gol Pembuka dari Aiden Hezarkhani, Debut yang Berkelas
Remaja berusia 18 tahun, Aiden Hezarkhani, mencetak gol pertamanya di MLS pada menit ke-23. Bola tersebut datang dari umpan pendek Juan Manuel Sanabria, yang dalam debut liga pertamanya berhasil mengirimkan crossing akurat ke dalam kotak penalti. Hezarkhani mengeksekusi tembakan kaki kiri ke arah sudut atas gawang, mengamankan keunggulan 1-0 bagi RSL. Setelah gol tersebut, pelatih Mastroeni memuji Hezarkhani sebagai “bakat yang akan menjadi pemain top di liga ini” dan menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Ariath Piol Menambah Keunggulan di Awal Babak Kedua
Tak lama setelah jeda, pada menit ke-47, Ariath Piol, penyerang berusia 21 tahun asal Australia, menambah angka menjadi 2-0. Assist diberikan oleh Zavier Gozo, salah satu remaja lainnya yang memulai pertandingan. Piol mengeksekusi tembakan kaki kiri dari jarak dekat ke tengah gawang, memperkuat keunggulan RSL. Sayangnya, beberapa menit kemudian Piol mengalami cedera pada tendon Achilles yang mengharuskannya diganti oleh Dominik Marczuk pada menit ke-82.
Balasan Sekilas dari Sounders
Seattle Sounders tidak tinggal diam. Pada menit ke-62, Cristian Roldan memanfaatkan umpan silang dari Albert Rusnák untuk mencetak satu-satunya gol tim tamu, menurunkan selisih menjadi 2-1. Roldan, yang baru kembali dari cedera quad selama 4-6 minggu, menunjukkan ketangguhan mentalnya dengan menegakkan kepala di dalam kotak penalti. Meskipun demikian, usaha Sounders tidak cukup untuk mengembalikan keunggulan.
Statistik Pertandingan dan Penampilan Penjaga Gawang
Penjaga gawang RSL, Rafael Cabral, menunjukkan aksi gemilang dengan melakukan delapan penyelamatan krusial, termasuk penyelamatan terakhir pada menit ke-99 yang memastikan kemenangan. Di pihak Sounders, Andrew Thomas mencatat dua penyelamatan, namun tidak mampu menahan serangan RSL yang konsisten.
Strategi Mastroeni dan Dampak Pemain Muda
Pelatih Pablo Mastroeni mengambil keputusan berani dengan menurunkan tiga pemain berusia 18-21 tahun: Hezarkhani, Zavier Gozo, dan Luca Moisa, menambah sejarah klub karena pertama kalinya tiga remaja memulai dalam satu laga reguler. Keputusan tersebut terbukti berhasil, memberi energi segar dan dinamika serangan yang tak terduga. Mastroeni menegaskan bahwa “kelompok ini tidak akan membuat alasan; mereka akan terus berjuang dan menunjukkan kualitas mereka.”
Catatan Historis dan Implikasi ke Depan
Kemenangan ini meningkatkan rekor RSL menjadi 14-1-4 melawan Sounders di semua kompetisi, dengan catatan tak terkalahkan di kandang sejak November 2012. Secara keseluruhan, RSL kini memulai musim dengan catatan 1-1-0 (3 poin) dan menempati posisi kompetitif di klasemen Barat. Sementara itu, Sounders, yang memulai musim dengan kemenangan 2-0 atas Colorado Rapids, harus menilai kembali strategi mereka terutama mengingat cedera pada pemain kunci seperti Jordan Morris.
RSL selanjutnya akan berangkat ke Atlanta United sebelum kembali menjemput Austin FC pada 14 Maret. Kedatangan pemain berstatus Designated Player, Morgan Guilavogui, yang debut sebagai pengganti pada menit ke-71, menambah opsi ofensif bagi Mastroeni di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dengan penampilan gemilang dari pemain muda dan ketangguhan mental di lini belakang, Real Salt Lake tampak siap menantang dominasi tim-tim besar MLS dan melanjutkan tren positifnya di rumah. Namun, keberlangsungan performa ini sangat bergantung pada pemulihan pemain cedera seperti Piol dan konsistensi taktik Mastroeni ke depannya.












