Project Seru Penuh Kejutan

Red Hat dan NVIDIA Luncurkan AI Factory untuk Implementasi AI di Lingkungan Produksi

March 20, 2026 • 0 Views
Red Hat dan NVIDIA Luncurkan AI Factory untuk Implementasi AI di Lingkungan Produksi
Red Hat dan NVIDIA Luncurkan AI Factory untuk Implementasi AI di Lingkungan Produksi

PSPK – 20 Maret 2026 | Jakarta – Red Hat dan NVIDIA resmi memperkenalkan Red Hat AI Factory with NVIDIA, sebuah platform perangkat lunak hasil kolaborasi yang menggabungkan Red Hat AI Enterprise dan NVIDIA AI Enterprise. Platform ini dirancang untuk memberikan solusi AI end‑to‑end yang terintegrasi, memungkinkan organisasi mengimplementasikan kecerdasan buatan dalam skala produksi secara lebih mudah dan efisien.

Peluncuran ini sejalan dengan proyeksi belanja enterprise untuk AI yang diperkirakan akan melampaui satu triliun dolar AS pada tahun 2029, didorong oleh pertumbuhan cepat aplikasi AI generatif. Red Hat AI Factory with NVIDIA bertujuan membantu tim IT mengelola infrastruktur tradisional sekaligus menanggapi kebutuhan kompleks stack AI.

Platform ini berjalan di atas infrastruktur komputasi terakselerasi, memanfaatkan GPU NVIDIA untuk meningkatkan performa model AI serta mempercepat proses inference. Dukungan perangkat keras berasal dari produsen terkemuka seperti Cisco, Dell Technologies, Lenovo, dan Supermicro, sehingga administrator dapat mengelola beban kerja AI dengan tingkat prediktabilitas yang sama seperti beban kerja enterprise lainnya.

Keunggulan utama platform meliputi:

  • Time‑to‑value yang lebih cepat – alur kerja teroptimasi dan akses langsung ke model pra‑konfigurasi seperti seri IBM Granite, NVIDIA Nemotron, dan NVIDIA Cosmos dalam bentuk microservices NVIDIA NIM.
  • Penyelarasan model dengan data enterprise menggunakan NVIDIA NeMo, yang mengurangi waktu dan biaya proses tuning.
  • Performa dan efisiensi biaya – pemanfaatan infrastruktur maksimal serta peningkatan kecepatan inference melalui serving stack terpadu (vLLM, NVIDIA TensorRT‑LLM, NVIDIA Dynamo) untuk menurunkan total biaya kepemilikan AI.
  • Orkestrasi GPU cerdas dengan akses dinamis ke sumber daya GPU, infrastruktur pooled, serta kemampuan checkpoint otomatis.
  • Keamanan tingkat enterprise berbasiskan Red Hat Enterprise Linux dan microservices NVIDIA DOCA yang melindungi runtime AI.

Platform ini dapat dijalankan di berbagai lingkungan, baik on‑premises, cloud, maupun edge, sehingga organisasi memiliki fleksibilitas dalam mengadopsi AI sesuai kebutuhan mereka.

“Peralihan dari fase eksperimen AI ke fase produksi berskala industri memerlukan perubahan mendasar dalam cara kita mengelola stack komputasi AI,” ujar Chris Wright, Chief Technology Officer dan Senior Vice President Global Engineering Red Hat. “Dengan Red Hat AI Factory with NVIDIA, pelanggan dapat mengendalikan strategi AI mereka sendiri dan menskalakannya seiring dengan inti platform IT mereka.”

Justin Boitano, Vice President Enterprise AI Platforms NVIDIA, menambahkan bahwa fondasi perangkat lunak ini membantu organisasi mengikuti inovasi infrastruktur yang cepat sekaligus membangun dan menerapkan aplikasi AI generatif berikutnya secara andal.

Red Hat AI Factory with NVIDIA kini sudah tersedia di pasar, menandai langkah penting bagi perusahaan yang ingin mempercepat adopsi AI produksi dengan keamanan, performa, dan biaya yang teroptimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *